Ketika Kepala Preman Mencintai Ustadzah
Nyonya tersebut lantas mempersilahkan Zhalika dan Sadewa untuk duduk di sofa besar, sementara si bibik diminta untuk membuatkan minuman untuk mereka semua.
"Perkenalkan, nama saya Claudia," ucap si nyonya muda tersebut, sembari menjulurkan tangannya, kepada Zhalika, dan menggenggam lebih lama dan erat saat berjabat tangan dengan Sadewa, dan calon suami dari Zhalika tersebut mulai menunjukkan rasa tidak sukanya kepada istri muda dari calon mertuanya tersebut.
"Kalian berdua ini suami istri?" tanya Claudia, langsung saja, tanpa basa-basi. Dan pertanyaan itu membuat Zhalika sedikit tergagap untuk menjawab.