Pembalasan Dendam Putri yang Tak Dianggap
Pria itu tampak menimbang-nimbang, sebelum akhirnya menggeleng lelah.
"Kau senang mengkhayal ya?"
Selena menganga. "Astaga, saya tidak berbohong, Tuan Grand Duke! Saya memang Selena! Selena Douglass."
"Lalu, semisal kau memang sosok Selena Douglass yang sesungguhnya, kenapa kau bisa berada di sini, hm? Bahkan, kau datang bersama rombongan Rumah Bordil Beruna dengan gaun kurang bahan seperti ini," tukas Jeffrey dibarengi tatapan menyelidik yang membuat Selena meremang.