Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DERSIK

DERSIK

Fia berjalan berbalik arah dari tempat Yuan berada. Fia terus berjalan sampai langkahnya sampai di rak yang menampung novel aksi dan komik serta beberapa novel horor. Dengan asal Fia mengambil salah satu novel yang ada. Dia membawa sinopsis novel dengan raut wajah datar. Dengan acuh Fia menaruh kembali novel di tangannya ke rak. Tangannya kembali memilih dan pandangan tertuju ke salah satu novel horor yang ada di rak. Dia mulai membaca sinopsis dengan raut wajah bingung. “Yang nulis imajinasinya sangat tinggi" kata Fia dengan lirih sambil menatap ke arah novel dengan tatapan datar.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as orientasi novel hujan
Read
+Library
BAD ANTAGONIST

BAD ANTAGONIST

keluhnya kesal. "Bisa, Lif. Coba dulu, gue mau tidur. Ingat! Itu novel perdana gue yang bakal disebarluaskan bulan depan. Jadi, jangan sampai lecet atau hilang." Mendengar suara pemuda yang ber-status sebagai Abang sepupunya itu berhasil membuat mood-nya buruk. "Nyenyenye." Tangannya mulai membuka lembar novel tersebut, mengabaikan dengkuran halus yang mengganggu pendengarannya saat itu. Bahkan derasnya hujan tak mampu meredam dengkuran dari Abang laknatnya itu.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as orientasi novel hujan
Read
+Library
A Shield for Arlin

A Shield for Arlin

Sepertinya sore ini langit dan suasananya sedang bagus untuk berjalan, ditambah mood gadis itu yang sedang bagus. Saat ini Arlin sudah duduk di ayunan taman yang terletak tidak begitu jauh dari toko buku tadi. Ia duduk dan membuka plastik yang membungkus buku yang baru saja ia beli dengan sesekali bersenandung. Suasana hatinya sangat bagus saat ini. "Setau saya novel itu ngebawa topik tentang rumah tangga…" "AN--" Arlin memekik kaget. Baru saja ia hendak melangkahkan kakinya, hantu wanita yang tadi ditemuinya di toko buku tiba-tiba muncul lagi di sebelah kanannya.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 260 Times as orientasi novel hujan
Read
+Library
Bayangan Cinta

Bayangan Cinta

Kara menyimpan novel dalam balik bajunya, ia sengaja mengalihkan perhatian Tina agar tak memperhatikan apa yang sedang ia lakukan. Setelah berada dalam kamar mandi, Kara mengambil novel. Ia merangkai kata yang di garisbawahi. Tercipta sebuah kalimat. Aku salah memilih, bantu aku, Rain Heart. Kara duduk di atas smart toilet sambil berpikir. Rain Heart, apakah itu Reinhard? Karena tak mungkin Amara menuliskan nama Reinhard. Ia sengaja mencari kata yang ada di novel dengan pengucapan hampir mirip. Novel yang sama dengan alamat Reinhard yang Kara temukan.
9.98.6K viewsOngoingAdded to Library 301 Times as orientasi novel hujan
Read
+Library
Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Lisa memaksa matanya untuk tetap terbuka, berharap bahwa sukses dalam membimbing tim ini akan menjadi langkah awal menuju kisah novelnya sendiri. Sementara itu, hujan terdengar semakin deras di luar kamar kosnya yang kecil, menggulung jendela-jendela dengan suara gemuruh. Lisa masih tenggelam dalam tumpukan naskah ketika tiba-tiba terdengar teriakan keras dari luar, mengoyak konsentrasinya. "Banjir! Banjir!" teriak orang-orang di luar dengan keras. Pintu kamarnya digedor-gedor. “Keluar-keluar, banjir!” seru seseorang di luar dengan nada panik.
1042.5K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as orientasi novel hujan
Show Reviews (25)
Read
+Library
Sophia Setiawan
cerita yang luar biasa serta akhir yg bahagia dan selalu menginspirasi.. makasih kak Indy karya karyamu selalu the Best. dan selalu menunggu karya karyamu selanjutnya. tetap sehat, semangat dan selalu bahagia..
Senja jingga
Suka novel ini. Aku jg suka cara penyampaian authornya. Bisa nyampe gitu perasaan tokohnya. Trs bahasanya jg bagus bgttt. Btw novel ini tuh tiap episode sllu bikin penasaran. Author update 3 bab atau 5 bab aja bikin ngerasa ga sabar mau baca lg wkwk saking nagihnya...
Read All Reviews
Tawanan Mafia Mesum

Tawanan Mafia Mesum

Sore itu, langit New York menangis dalam diam. Hujan mengguyur jalanan kota, menciptakan simfoni lembut di atas aspal dan jendela toko. Hazel berlari kecil di trotoar, jaketnya basah oleh rintik hujan, sementara satu tangan menggenggam ponsel yang terus ia tempelkan di telinganya. “Kau di mana sekarang?” tanyanya terburu-buru, nafasnya masih tersengal.
10105.2K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as orientasi novel hujan
Show Reviews (20)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
namanya
alur ceritanya bagus, sat set, ga bertele-tele, tapi bikin deg deg ser juga...seru deh. apalagi karakter tokoh utamanya yang ga menye menye, jadi sabar nunggu kak silam buat lanjutin kisah Xavier hazel ini. Moga Happy ending ya Thor... jangan bikin hazel Xavier patah hati...
Read All Reviews
Antara Cinta dan Luka

Antara Cinta dan Luka

Bau jahe hangat dari termos Rian naik ke hidung, bercampur susu bayi dari botol steril di meja samping, bau antiseptik dingin dari lorong, dan bau hujan yang baru saja lahir. Inner monologue Naya: Hujan ini sama seperti malam aku tahu aku hamil. Tapi sekarang ada Baby Rain. Ada Mama yang jalan lagi. Ada Lara yang takut kehilangan. Ada Rian yang tak pernah lepas tangan. Hujan ini bukan akhir. Ini permulaan. “Ma… kamu jalan lagi,” Naya air mata jatuh ke sprei putih, suara getar seperti nada minor yang menunggu resolusi.
920 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as orientasi novel hujan
Read
+Library
Saat Kau Ambil Suamiku, CEO Itu Jadi Milikku

Saat Kau Ambil Suamiku, CEO Itu Jadi Milikku

Musim hujan datang tanpa banyak peringatan. Awalnya cuma gerimis lembut yang membasahi jalan, lalu berubah jadi rintik-rintik yang menetap, mengetuk jendela dengan ritme tenang. Buat kami, hujan bukan sekadar cuaca. Ia seperti bab baru—bukan yang menutup, tapi yang menyembuhkan. Surya menemukan kesenangan aneh dari suara hujan. Sore itu, dia duduk di dekat jendela, dagunya bertumpu di lutut, dahinya menempel di kaca dingin.
10938 viewsOngoingAdded to Library 37 Times as orientasi novel hujan
Read
+Library
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

“Aku tidak bisa tidur, Sarah. Aku takut jika terlelap, mereka akan mengambil alih tubuhku. Mereka akan menulis cerita mereka sendiri lewat tanganku. Dan aku tak akan sanggup menghentikannya.” Sarah memeluknya. Ivan terdiam. Angin pagi berhembus, menggugurkan daun trembesi kering di sekitar mereka. “Sarah,” bisik Ivan setelah hening yang panjang. “Hmm?” “Kau ingat novel pertamaku?” Sarah mengangguk. “Cinta di Bawah Hujan. Tujuh tahun lalu. Langsung laris.”
830 viewsCompletedAdded to Library 16 Times as orientasi novel hujan
Read
+Library
Istriku Hanya di Atas Kertas

Istriku Hanya di Atas Kertas

Bab 1 – Pernikahan Tanpa Hati Hujan deras mengguyur kota sejak pagi, menimbulkan genangan di jalanan dan aroma tanah basah yang menusuk hidung Aurora. Setiap tetes yang jatuh di genting seakan meniru denyut jantungnya sendiri—tak beraturan, tegang, penuh kecemasan. Di luar jendela kamar pengantin, langit kelabu seolah ikut meratapi nasibnya. Kota tampak indah dari balik kaca, lampu-lampu jalan memantulkan diri di genangan air, menciptakan kilau yang seharusnya romantis. Tapi bagi Aurora, itu semua hanyalah ilusi.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 24 Times as orientasi novel hujan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status