SAHABAT DAN KISAH CINTAKU
Ya aku rasa kalian membutakan mata dan hati demi harta yang tak berarti.
Hidupku sekarang tidak seenak dan semudah yang kini kalian lihat, hidupku sekarang penuh perjuangan dan liku. Yang mungkin tak akan pernah selesai aku ceritakan walau aku tuliskan menjadi sebuah cerita novel yang berseri-seri bab tulisan. Cukup hanya aku yang menelan rasa pahit dari semua ini. Cukup aku, yang jatuh tersungkur, dan berusaha sekuat tenaga berdiri dan bertahan demi anak-anakku. Berjuang untuk sekedar bertahan hidup, membeli rumah yang harus kami cicil kembali, atau sekedar mencari uang makan, jajan anak dan bayaran sekolah anak-anak semata. Ya seberat itu beban hidupku kini yang terjatuh.