Kukembalikan Kesengsaraanku Pada Maduku
Bramasta segera mendekati Rosa dan melingkarkan tangannya di pinggang Rosa yang berbentuk bak gitar spanyol, lalu mereka berdua berciuman dengan sangat dalam, melepas rindu yang sangat dalam.
"Ck, ck, ck, benar-benar sudah gila," gumam Melisa yang masih terus berusaha melepaskan ikatan tangannya.
"Rupanya tidak ada yang berubah, semua hal masih tetap sama, yang berbeda hanya cara takdir bekerja." Wilona bergumam dalam hati dengan keadaan terlentang sembari melihat senyum bahagia Rosa dan Bramasta yang terpampang nyata dari dalam air. Seketika dia teringat saat Rosa di kehidupan sebelumnya, pernah menekan kepalanya ke wastafel yang berisi penuh dengan air hingga Wilona pingsan, Bramasta juga