THE POSSIBLE
Kantor-kantornya berdengung dengan bunyi kesibukan perdagangan legal.
"Tidak seindah biro hukum besar di tengah kota,” katanya tanpa nada menyesal. "Tapi ini semua sudah lunas. Aku membelinya lima belas tahun yang lalu. Kantormu di sini." la menunjuk dan kami meninggalkan perpustakaan. Dua pintu dari sana, di samping mesin minuman ringan, ada sebuah ruangan tua dengan satu meja kerja beberapa kursi, lemari arsip, dan gambar-gambar kuda pada dinding. Di meja itu ada pesawat telepom mesin dikte, dan setumpuk buku tulis. Semuanya rapi. Bau desinfektan yang pekat, seolah-olah ruangan itu baru saja dibersihkan. la menyerahkan dua anak kunci pada padaku. "Ini untuk pintu depan, ini untuk kau bebas
Bab Populer