Teman Tapi Menikah
“Lihat sekarang, biasanya kalau aku bingung aku bakal dateng ke dia. Sekarang… kalau nggak ada kamu, aku luntang-lantung nggak tahu mesti ke siapa.”
“Kamu selalu bisa dateng ke aku dan bisa tetep ke Ksatria kok, Nai,” kata Shua lagi. “Gimana pun, selain orangtua kamu, nggak ada yang lebih ngertiin kamu dibanding dia. Kalau kamu takut ngehancurin persahabatan kalian, ya kamu harus sayang sama dia dan perjuangin hubungan kalian. Selama kalian satu visi-misi, kurasa bukan masalah.
“Lagian ini udah abad 21, Nai. Kasta sosial yang sama nggak menjamin sebuah hubungan akan baik-baik aja tanpa masalah.”