Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dear Dirga

Dear Dirga

tanyanya iseng Naykilla mendongak, menatap Dirga dengan pandangan setengah tak percaya. Untuk sejenak, seluruh kafe terasa sunyi di telinganya. Bahkan suara Audrey dan Silla yang tadi heboh pun mendadak menghilang dari kesadarannya. Ia mencoba membaca ekspresi Dirga—apakah dia bercanda, atau memang serius sedang mengusik hari damainya?
1.4K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as nyanyi sunyi seorang bisu
Read
+Library
Antara Cinta dan Luka

Antara Cinta dan Luka

nyanyinya, suara baritonnya bergema di angin. “Tur Asia 3 tetap jalan,” Lara harmoni, suaranya jernih seperti kristal, bergabung dalam duet impromptu. “Tanpa sponsor,” Naya peluk Baby Rain di stroller, bayi itu menggeliat pelan, matanya terbuka sebentar melihat dunia baru. “Hujan baru lahir,” Ratna chorus, suaranya serak tapi penuh semangat, seperti lagu rakyat yang tak pernah pudar.
842 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as nyanyi sunyi seorang bisu
Read
+Library
Omega keeper Of Crystalon

Omega keeper Of Crystalon

Keheningan yang mencekam menyelimuti gua. Lalu, mereka datang. Bukan dengan suara gemuruh atau teriakan perang. Mereka datang seperti hantu. Tiga sosok berjubah hitam muncul di mulut gua, bergerak dengan efisiensi yang mematikan. Mereka adalah para “Tangan Sunyi”. Saat kaki pemburu pertama menginjak pintu masuk, Nyxel melepaskan “lagu” disonansinya.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as nyanyi sunyi seorang bisu
Read
+Library
Hamil Anak Calon Wakil Presiden

Hamil Anak Calon Wakil Presiden

Hanya keheningan yang berbicara untuknya, keheningan yang begitu nyaring hingga terdengar seperti jeritan di tengah malam yang sunyi. Sulistyo tertawa kecil, suaranya seperti bisikan badai yang menenangkan sekaligus mencekam. "Tidak masalah jika kau tidak ingin mengatakannya sekarang," katanya, penuh percaya diri seolah sudah tahu jawaban yang disembunyikan Aisyah. "Kau boleh menjawabnya nanti, jika kau sudah yakin pada perasaanmu sendiri."
102.8K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as nyanyi sunyi seorang bisu
Read
+Library
Benaran Mantan?

Benaran Mantan?

Ucap Fano Naya hanya tersenyum merespon ucapan Fano tanpa ingin berkomentar sedikit pun dari pernyataan Fano itu. "Ya elah, nggak usah senyum gue nggak bisa liat senyum Lo." Ucap Fano dengan ketus Naya hanya mengangguk kan kepala tanda mengerti. Fano mengangkat satu alis nya, "Lo tiba-tiba jadi bisu ya Nay?" Tak ada jawaban dari Naya selain gelengan kepala "Kenapa sih Nay? Lo lagi peraktekin lagu anguk-anguk geleng-geleng ya?" Ucap Fano sambil memperaktek anguk-anguk geleng-geleng.
9.911.7K viewsOn holdAdded to Library 350 Times as nyanyi sunyi seorang bisu
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Bisikan yang Menembus Sunyi Dalam keheningan itu, suara lembut muncul dari dalam kesadaran He Sura. Bukan suara manusia—melainkan resonansi dari Heavanly Dao miliknya sendiri. “Ayahhanda He Sura…” suara itu lembut, nyaris seperti nyanyian, “Ayah tahu ia tak pantas menanggung kebenaran. Tapi sampai kapan kau akan memendam luka itu sendirian?”
109.5K viewsCompletedAdded to Library 238 Times as nyanyi sunyi seorang bisu
Read
+Library
Aku Tidak Bisa Membencimu

Aku Tidak Bisa Membencimu

Sunyi, hanya tetesan air yang tersisa, bergaung di ruangan sempit. Fhi terbaring, tubuhnya gemetar. Pandangannya berpendar, kesadarannya kabur. Di tengah kekosongan itu, ia mendengar samar, seperti bisikan napas panjang yang bukan milik Reiga atau wanita itu. Napas yang terasa begitu dekat, seolah mencoba meraih tangannya dari kegelapan, dan kesadarannya pun perlahan menghilang.
726 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as nyanyi sunyi seorang bisu
Read
+Library
Suamiku Hanya Diam

Suamiku Hanya Diam

Lalu ke sunyian menerpa kami, sudah setengah jam menunggu namun hujan masih deras, aku seketika merasakan ingin berhubungan intim karna biasa nya ketika hujan, aku akan melakukan nya bersama rani. Lalu aku menoleh ke arah alana, aku melihat bibir ranum nya yang berwarna pink dan aku melihat ke arah gunung kembar yang besar agak kebuka karna sedikit robekan. Glekk... Aku menelan seliva ku dengan susah payah, lalu tanpa sadar aku langsung mencium bibir ranum sambil memeras gunung kembar milik alana yang sudah agak mengeras.
960 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as nyanyi sunyi seorang bisu
Read
+Library
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Sunyi. Benar-benar sunyi. Tidak ada lagi bayangan. Tidak ada lagi bisikan. Hanya suara malam yang biasa—jangkrik, daun bergesekan, napas mereka sendiri. Pelangi menangis lega. Embun memeluk Bulan. Bima menghela napas panjang, seolah beban bertahun-tahun terangkat. Hileon menatap Aruna dengan mata yang tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
953 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as nyanyi sunyi seorang bisu
Read
+Library
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Dan ia mulai membaca puisi: --- > “Sunyi tidak berisik, tapi menyentuh. Ia tidak datang karena diminta, tapi karena dibutuhkan. Sunyi tidak menyelamatkan, tapi menemani. Dan hari ini, aku tidak ingin didengar dari atas. Karena rumah yang kami bangun tidak punya lantai dua. Semua duduk sejajar. Semua pulang dengan tenang.” --- Beberapa terdiam. Beberapa bingung. Sebagian menatap tanpa berkedip. Tak ada tepuk tangan. Tapi suasana menjadi sangat hening.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as nyanyi sunyi seorang bisu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status