Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengejar Cinta Dosen Killer

Mengejar Cinta Dosen Killer

Sunyi. Benar-benar sunyi. Selama beberapa detik tidak ada suara sama sekali. Lalu. “APA?!” Dania hampir berteriak. Aku langsung menutup mulutnya dengan tangan. “Pelan!” Hera menatapku dengan mata membesar, benar-benar tidak percaya. “Serius?” Aku mengangguk kecil. Dania menarik tanganku dari wajahnya.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Lingsir Wengi -Tembang jawa

Lingsir Wengi -Tembang jawa

Buka pintunya sekarang! Tapi anehnya, dari luar suara itu hanya terdengar samar. Warga bisa mendengar tangisan Bu Marni, tapi gamelan dan nyanyian sinden tak terdengar sama sekali—seolah hanya Bu Marni dan Budi yang mendengar. “Gusti… nyuwun pangapunten…” (Ya Allah… hamba mohon ampun…) Bu Marni terisak, matanya tak berani menatap cermin, tapi tubuhnya ditarik pelan sedikit demi sedikit.
731 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Jalan Sunyi sang Pendekar

Jalan Sunyi sang Pendekar

Sementara itu, Luo Yin hanya memejamkan mata sambil menghela napas pelan, membiarkan melodi itu membasuh perasaannya yang juga lelah oleh kehidupan. Tidak ada yang berbicara selama beberapa menit. Hanya musik. Hanya kedamaian dan ketenangan yang bergulir dalam alunan seruling, menciptakan momen sunyi yang lebih dalam dari kata-kata. Setelah satu lagu selesai, Luo Yi perlahan menurunkan seruling dari bibirnya. Ia membuka mata, lalu tersenyum tipis ke arah bibinya. “Bagaimana?” tanyanya.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Layunya Cinta sang Nyonya

Layunya Cinta sang Nyonya

*** Di sebuah restoran yang dekat dengan sungai Seine, Lily memeriksa telinganya yang tiba-tiba berdengung singkat. "Ada apa?" tanya Finley melihat keanehan Lily. "Tidak apa-apa, hanya merasa ada yang sedang membicarakan ku." Finley tertawa kecil mendengarnya. "Bagaimana mungkin kau tahu ada yang membicarakan mu?" Lily mendekatkan wajahnya ke arah Finley seraya berbisik, "Di kampung ku dulu ada yang bilang kalau telinga tiba-tiba berdengung itu pertanda ada yang sedang membicarakan mu."
1039.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Jerk Husband

Jerk Husband

“Hai, Anna?” Sunyi, sepi dan berkabut tebal dengan sentuhan angin yang terkadang kuat menembus pori-pori kulitnya. Kicauan burung, tak sama sekali terdengar di tempat itu. Justru gemuruh hebat yang kadang memekakkan telinga, terdengar begitu hebatnya sehingga membuat beberapa orang takut untuk berhadapan langsung dengan sang langit yang berwarna gelap. Tapi, pria itu?
9.960.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
SUAMI DARI ALAM LAIN

SUAMI DARI ALAM LAIN

Bismillah "SUAMI DARI ALAM LAIN" #part_1 #by:R.D.Lestari. #basic on true story Drap! Drap! Drap! Bunyi langkah kaki memecah keheningan. Ku tatap wajah Sri dan Rena yang tadi amat ketakutan kini berubah ceria. Mendung itu seketika hilang terbias cahaya harapan. "Sepertinya ada suara derap langkah kaki, mudah-mudahan ada yang akan menolong kita," ucap Sri lirih.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 589 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Polos Pak Boss

Ibu Susu Polos Pak Boss

“Aneh ya, Sayang… sekarang kita berdua malah bertemu..." Matteo menguap, mulut mungilnya terbuka lebar. Nayla menyelipkan boneka kelinci putih di samping tubuh Matteo, lalu menepuk-nepuk pelan dada Matteo sambil bersenandung pelan, “You are my sunshine… my only sunshine… you make me happy… when skies are gray… you’ll never know, dear… how much I love you…” Suara Nayla terdengar seperti bisikan malam yang menenangkan. Ia terus bersenandung hingga napas bayi itu terdengar teratur—tanda sudah benar-benar terlelap.
9.8133.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

​Dari celah itu, terdengar sebuah bisikan yang sangat pelan namun mampu membuat seluruh bintang di langit Nuranipura bergetar karena ketakutan. ​"Kalian pikir kalian telah benar-benar menang?" bisik suara itu, terdengar seperti angin dingin yang menusuk tulang. "Kalian hanyalah sekadar warna yang menari di atas kanvas yang akan segera membusuk dimakan waktu. Aku adalah 'The Eternal Silence', dan aku datang untuk membungkam setiap kata yang pernah kalian ucapkan."
795 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Sunyi. “Bu,” bisiknya, “aku nggak tahu bagaimana caranya hidup tanpa suara Ibu di rumah ini.” Angin bertiup lembut, menggoyang ujung rambutnya, seperti tangan halus yang pernah mengelus kepalanya di masa kecil. ---
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Sisi Liar Mas Nanang

Sisi Liar Mas Nanang

Salsa Cuma bisa mengumpat dalam hati, sadar kalau persaingannya bukan Cuma sama Olivia di toko, tapi juga sama janda pemilik kosannya sendiri. Suasana rumah terasa Begitu sunyi saat Nanang mengendap-endap di teras. Hanya suara jangkrik yang terdengar, sementara lampu teras sudah dipadamkan. Nanang bergerak sangat pelan, sebisa mungkin tidak menimbulkan suara gesekan sepatu di atas lantai semen. CEKLEK!!! “Sial, dikunci!” desis Nanang pelan.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status