Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Tatapannya tajam namun penuh dambaan. Nyai tersenyum tipis. Ia tahu, meski kesadaran Fatih mulai kembali, tapi pemuda itu sudah terbuai oleh hasrat. Ia membisikkan sesuatu di samping telinga Fatih, sebuah mantra kuno yang tak terdengar namun terasa seperti sengatan listrik yang merambat ke sumsum tulang Fatih. Pupil mata Nyai melebar, memancarkan cahaya kuning redup yang menghipnotis.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Suamiku Perwira Ojek

Suamiku Perwira Ojek

Namun suasananya terasa aneh. Sepi. Terlalu sepi. Tidak ada pelayan yang menyambut. Tidak ada suara televisi. Tidak ada suara orang berbincang. Yang terdengar hanya suara jangkrik dari taman belakang. Risa melongok ke kanan dan kiri. Lalu berbisik pelan pada Naya. "Rumahnya kenapa?" Naya tersenyum tipis. "Kenapa memang?"
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Jatuh Dalam Pesona Mafia Kejam

Jatuh Dalam Pesona Mafia Kejam

Sunyi yang datang setelahnya terasa lebih berat daripada semua suara sebelumnya. Aru menarik napas perlahan, memaksanya masuk meski terasa kasar di tenggorokan, lalu menghembuskannya dengan susah payah. “Aku tidak sempat bilang apa pun,” ucapnya pelan, suaranya datar tetapi terlalu kosong untuk dianggap tenang. Bisma tidak langsung menjawab, ia membiarkan kalimat itu menggantung karena ia tahu beberapa hal tidak membutuhkan jawaban, hanya ruang untuk jatuh.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
AMBISI BISAWARNA

AMBISI BISAWARNA

Hmmm Bisawarna mengembuskan napas panjang seusai melakukan permohonan. Matanya dibuka perlahan. Usai itu, ia menarik lagi napas dalam-dalam sambil memejamkan mata lagi. Bermaksud untuk bermunajat agar diberikan keselamatan esok hari. Namun, sungguh aneh. Ketika ia menutup mata, yang muncul adalah bayangan wajah adiknya, Sekar Jati. Bisawarna segera membuka mata dan menepis bayangan itu. ‘Bayangan aneh macam apa ini?’ tanyanya dalam hati.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

“Yah!” Antaguna tahu pasti apa arti tatapan Lunaya terhadap si gadis bisu, dia terkekeh. “Kau boleh meremehkan dia hanya lantaran dia yang bisu. Tapi kau tidak akan menyangka bahwa dia jauh lebih kuat daripada aku sendiri.” Lunaya mereguk ludah. “Oh, aku akan mengadu nyawa dengan kalian berdua!”
1074.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Aku? Menikahi Gadis Kuda Liar

Aku? Menikahi Gadis Kuda Liar

Ryi Hyun hanya mencoba membaca apa yang ditulisnya. “Tuan, aku sangat lapar” tulisan itu sudah dibaca Ryi Hyun. Ryi Hyun kemudian tersadar pantas saja gadis itu hanya diam saja tidak pernah menanggapi perkataannya. ”Apa kau tidak bisa berbicara?” Yeon Soo mengangguk dan menulis lagi “Aku bisu sejak lahir” Ryi Hyun menatap gadis yang tengah berjongkok dihadapannya, ia merasa sedikit iba dengan gadis itu.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Gadis Bisu

Terjerat Cinta Gadis Bisu

"Gila, sungguh malang wanita bisu ini. Meskipun bisu otaknya bekerja cukup keren, tetapi malam itu kudengar ia mendesah penuh kenikmatan saat sentuhanku menjelajahi seluruh tubuh polosnya." "Apakah mungkin ia berpura-pura bisu untuk membongkar kedok Sagara? Sialan." Bibirku sulit kukendalikan untuk diam saja saat membaca file demi file hingga seakan seperti orang gila yang berbicara sendiri. Karena fokus dengan file itu aku tidak sadar jika Sandiago sudah duduk di depanku sambil meraih beberapa kertas hasil pencarian Siska yang sudah aku cetak.
858 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Lain

Cinta Yang Lain

~ Aku lelah ... aku jera ... aku rasa cinta tak berguna, ingin pergi tapi tak bisa ~ Ayla Shanaya Davin akhirnya dipersilakan masuk, namun hanya sampai halaman rumah. Halaman luas yang lebih mirip taman pribadi itu terasa begitu sunyi, seolah ikut menahan napas bersama dua hati yang sedang kacau. Sebuah bangku panjang berwarna putih berdiri di bawah pohon kamboja, kelopaknya berguguran pelan tersapu angin pagi.
10631 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
KULTIVATOR TITISAN IBLIS SURGAWI

KULTIVATOR TITISAN IBLIS SURGAWI

satu kali tarikan napas, dua kali tarikan napas, tiga kali tarikan napas. "Kami menyerah... ampuni kami Tuan muda, kami buta, tuli dan bisu karena tidak bisa mengetahui betapa tinggi nya Langit dan betapa luasnya Bumi... ampuni kami. kami... kami berjanji tidak akan muncul lagi di bumi ini." "Hmph... sungguh lucu sekali, kalian benar-benar seperti anak-anak kecil. merengek Karena ingin dikasihani."
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
NAYANIKA: Gadis Pengganti di Malam Pertama

NAYANIKA: Gadis Pengganti di Malam Pertama

Dia terdiam dan Bumi malah beranjak dari sofa, lalu membungkuk di depan tubuh Nayanika dan berbisik-bisik di dekat indra pendengaran Nayanika yang sebelah kiri. "Kamu kelihatan manis kalau lagi senyum," ucap Bumi yang kemudian menatap wanita Nayanika lagi dari dekat dan segera pamit, karena malah jadi salah tingkah sendiri. Dia yang bertingkah dan dia juga yang malah salah tingkah. Sementara Nayanika terlihat mengerjap-ngerjapkan matanya dan melakukan helaan napas.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai nyanyi sunyi seorang bisu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status