Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Si Bibir Merah - The Red Lips

Si Bibir Merah - The Red Lips

Lelevil Lelesan
"Menikahlah denganku, Lovina Serena Robinson." Lamaran selalu menjadi mimpi setiap wanita. Namun, bagi Lovy, itu justru menjadi mimpi buruk yang harus ia jalani dengan senyum palsu. Bagaimana tidak? Sean Wilver, pria itu adalah detektif ternama yang kini menjadi pemimpin penyelidikan besar-besaran untuk memburu seorang pembunuh berantai. Masalahnya? Lovy adalah orang yang selama ini Sean cari. Apakah pria itu akan menangkap Lovy? Atau malah cinta berhasil membutakan mata seorang penegak hukum?
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai obat buah merah
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dengan CEO Kandas Setelah Matinya Buah Hati

Pernikahan Dengan CEO Kandas Setelah Matinya Buah Hati

Darlene keguguran. Dia mencintai Kenward selama sepuluh tahun, keluar dari kampus di tahun kedua kuliahnya hanya untuk menikah dengannya. Selama tiga tahun menikah, dia rela berkorban tanpa keluh kesah. Sampai suatu hari, karena sebuah tabel rahasia, Darlene baru tahu bahwa selama ini dirinya hanyalah bagian dari permainan cinta Kenward dan cinta pertamanya. Di ruang rawat, setelah tahu Kenward sedang memancing di laut bersama cinta pertamanya, Darlene akhirnya mengusulkan perceraian. Ibu rumah tangga yang dulu dipandang rendah oleh semua orang itu kini berubah total. Menjadi desainer perhiasan kelas dunia yang bekerja sama dengan merek mewah internasional, menjadi satu-satunya guru dari pianis top di dunia, menjadi dewi balapan yang memecahkan rekor kecepatan, menjadi putri dari Menteri Luar Negeri, menjadi presdir dari perusahaan besar yang bernilai triliunan. Ketika para pria luar biasa mulai mengelilingi Darlene, Kenward tidak bisa berpangku tangan lagi. Dia terus mengejarnya, terus memohon. Darlene lelah dan memilih menghilang dari dunia ini, bahkan berpura-pura mati. Di depan makam kosongnya, Kenward berlutut setiap malam hingga lututnya hancur. Sampai suatu hari, dia bertemu kembali dengan mantan istrinya yang "bangkit dari kematian". Matanya memerah, suaranya bergetar. "Istriku ... pulanglah bersamaku ya?" Darlene tersenyum tipis. "Pak Kenward, jangan asal panggil. Kita sudah cerai. Aku sekarang perempuan lajang."
9.463.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai obat buah merah
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Martha Bom
Jalan ceritanya sebenarnya bagus, tapi terasa membosankan. Kapan ya Darlene akan mulai bertindak tegas? Saya sudah baca sampai chapter 63 loh, tapi karakter Darlene seperti tidak menunjukkan perkembangan. Agak membosankan karena Darlene selalu mengalah.
ChaShop Ok
tolong dong ini author alurnya jangan terlalu bertele2, masa ini darlene dibuat bodoh trs, selalu kejebak jebakan2 yang sepele, manusia pada dasarnya selalu berevolusi dan belajar dri kesalahan, lah ini masa darlene selalu terjebak dan kek gk pernah belajar dri kesalahan, selalu jadi korban
Baca Semua Ulasan
Saat Obat Alergi Berubah Menjadi Permen M&M

Saat Obat Alergi Berubah Menjadi Permen M&M

Pada malam perayaan ulang tahun pernikahan kami yang pertama, aku tergeletak di atas karpet merah darah, hampir tak bernyawa. Suamiku, Mason, seorang bos mafia, justru merangkul teman masa kecilnya, Yani, sambil menikmati sampanye dan bercakap dengan gembira. Yani tahu aku alergi wijen. Jadi dia membuat setiap hidangan malam ini disiram saus wijen. Aku baru menggigit satu suap. Tenggorokanku langsung membengkak, paru-paruku seperti terbakar, dan ruam merah menjalar di kulitku. Di ambang sesak napas, aku mengerahkan seluruh tenagaku untuk meraih obat alergi di dalam sakuku. Tapi obat itu meleleh, lengket di telapak tanganku. Obatku ternyata telah ditukar menjadi kacang cokelat M&M! Melihat ekspresiku yang tak percaya, Yani tertawa. "Kejutan! Aku sengaja menyuruh Mason mengganti obatmu." "Kita semua tahu kamu cuma pura-pura alergi. Siapa sih yang cuma makan sedikit wijen saja langsung pingsan? Lebay banget." Aku terjatuh dari kursi, berbaring di lantai sambil susah payah bernapas. Di telingaku terdengar suara orang-orang lain yang sedang bertaruh berapa lama aku akan ‘berakting’ kali ini. "Mason… berikan obatku…" Aku memohon dengan suara parau. "Kumohon… aku benar-benar akan mati…" Dia menghela napas. "Drama banget. Kalian perempuan bisa nggak sih berhenti pakai kata ‘mati’ buat mengancam laki-laki? Apa aku belum cukup mencintaimu?" "Yani benar. Selama aku nggak peduli, kamu sendiri yang akan berhenti dengan akting murahan ini." Saat itu, hatiku terasa lebih sakit daripada tenggorokanku. Aku tak lagi menjelaskan apa pun. Dengan tangan gemetar, aku mengirim sinyal permintaan bantuan kepada keluargaku.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai obat buah merah
Baca
+Pustaka
I. Tulisan Untuk Orick: Dunia Merah Jambu

I. Tulisan Untuk Orick: Dunia Merah Jambu

Kanaya Aruna
Dear, Manuangga Orick. Ketika aku berkata aku mencintaimu, aku benar-benar mencintaimu dengan segenap sanubari ini. Ketika aku berkata, kalau kamu merupakan salah satu impianku, itu nyata adanya. Orick, dewasa itu bukan ketika kau menyembunyikan segala masalahmu. Dewasa itu, ketika kamu sanggup menerima apa yang terjadi dalam dirimu. Entah lebih kurangnya, atau gagal berhasilnya diri. Tetapi Orick, sepertinya aku yang tak bisa sedewasa itu untuk menerima yang terjadi di antara kita. Aku tak bisa dewasa ketika waktu dan ruang memisahkan kita. Lantas, bolehkah aku menjadi kanak-kanak di dunia merah jambu ini?
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai obat buah merah
Baca
+Pustaka
Badut di Lampu Merah Itu Ternyata Istriku

Badut di Lampu Merah Itu Ternyata Istriku

Heru–seorang suami dzolim akhirnya hanya bisa menyesal setelah Ningrum Anniyah–istrinya memutuskan untuk mengiya'kan perceraian yang diinginkan oleh dirinya.  Ning adalah istri yang tidak pernah menuntut. Meskipun nafkah yang diberikan oleh Heru jauh dari kata cukup. Dia tetap menerima dengan ikhlas.  Justru Heru lah yang tidak pernah bersyukur. Dengan uang tujuh puluh ribu rupiah per minggu, dia berharap istrinya bisa cantik dan berpenampilan menarik serta menyiapkan makanan enak setiap harinya.
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 463 kali sebagai obat buah merah
Baca
+Pustaka
Kau Adalah Obatku

Kau Adalah Obatku

"Ugh, jangan sentuh sana, nanti ada suaranya..." Setelah festival, perusahaan mengadakan perjalanan gathering ke pemandian air panas di pegunungan. Tak disangka, jalan pulang tiba-tiba ditutup, membuat semua orang harus tertahan di lokasi pemandian. Ini pertama kalinya aku menginap di luar, dan tanpa sengaja orang lain mengetahui kondisi fisikku yang spesial. Aku pun terpaksa meminta bantuan. Akhirnya, aku memilih pria yang tampak paling pendiam. Tak kusangka, justru aku malah terjebak dengannya.
87.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai obat buah merah
Baca
+Pustaka
Nyawaku Untuk Obatmu

Nyawaku Untuk Obatmu

Saat suamiku mengancam akan menceraikanku untuk keseratus kalinya, demi memintaku berkorban demi adikku... Aku tidak menangis atau membuat keributan dan menandatangani surat cerai tanpa banyak bicara. Aku menyerahkan pria yang telah kucintai selama sepuluh tahun kepada adikku. Beberapa hari kemudian, adikku membuat pernyataan keterlaluan di sebuah pesta, dan menyinggung keluarga yang berpengaruh. Aku sekali lagi dengan sukarela memikul tanggung jawab itu, menanggung semua konsekuensinya demi adikku. Bahkan ketika mereka kemudian memintaku menjadi subjek uji coba obat untuk penelitian adikku, aku pun menerimanya tanpa ragu. Ayah dan ibu berkata, akhirnya aku menjadi anak yang penurut dan pengertian. Bahkan suamiku yang biasanya dingin pun berdiri di samping ranjang rumah sakit, dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, membelai pipiku dengan lembut dan berkata, "Jangan takut, eksperimennya tidak akan membahayakan nyawamu. Setelah kamu keluar, akan kubuatkan makanan enak untukmu." Tapi dia tidak tahu, mau eksperimennya berbahaya atau tidak, dia tidak akan pernah bisa menungguku lagi. Karena aku mengidap penyakit mematikan, dan sebentar lagi aku akan mati.
21.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai obat buah merah
Baca
+Pustaka
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Saat aku berusia tujuh tahun, wanita cantik yang dibawa pulang oleh ayahku memberiku sekotak mangga. Hari itu, sambil melihatku menyantap mangga dengan lahapnya, ibuku membubuhkan tanda tangannya di atas surat cerai, lalu melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupnya. Sejak saat itu, mangga menjadi mimpi burukku seumur hidup. Oleh karena itu, di hari pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku, Edwin Faresta, "Kalau suatu saat kamu mau cerai, kasih saja aku buah mangga." Suamiku memelukku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, sejak saat itu, mangga juga menjadi hal yang tabu bagi dirinya. Pada malam Natal di tahun kelima pernikahan kami, teman masa kecil suamiku meletakkan sebuah mangga di atas meja kerjanya. Hari itu juga, suamiku mengumumkan pemutusan hubungan dengan teman masa kecilnya, Rani Delana dan memecat Rani dari perusahaan. Pada hari itu, aku merasa bahwa dialah pria yang memang sudah ditakdirkan untukku. Hingga setengah tahun kemudian, aku kembali dari luar negeri setelah berhasil menegosiasikan kontrak kerja sama senilai dua triliun. Di pesta perayaan itu, suamiku menyodorkan segelas minuman kepadaku. Setelah aku meminum setengahnya, teman masa kecil suamiku, yaitu wanita yang dulu diusirnya dari perusahaan itu, berdiri di belakangku dan bertanya sambil menyeringai, "Apa jus mangganya enak?" Dengan wajah penuh rasa tidak percaya, aku menoleh ke arah Edwin, suamiku. Namun, Edwin justru menahan tawa dan berkata, "Jangan marah ya. Rani bersikeras memintaku untuk mengerjaimu sedikit." "Aku kan nggak kasih kamu buah mangga. Aku cuma kasih kamu sebotol jus mangga saja." "Lagi pula, menurutku Rani benar. Kamu nggak mau makan mangga itu cuma karena kamu banyak tingkah aja." "Lihat sendiri, 'kan? Tadi kamu meminumnya dengan sangat senang." Wajahku langsung menjadi dingin. Aku mengangkat tangan dan menyiramkan sisa jus mangga itu ke wajah pria itu, lalu berbalik pergi. Ada beberapa hal yang selamanya tidak akan pernah menjadi bahan candaan. Mangga bukan sekadar lelucon dan niatku untuk bercerai juga bukan candaan.
12.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai obat buah merah
Baca
+Pustaka
Benci Berbuah Cinta

Benci Berbuah Cinta

Banyak agenda 21+ no sensor. (untuk orang dewasa) Di saat semua wanita, mengharapkan mimpi indah. Menikah dengan pria yang di cintai. Berbeda dengan Bella, ia di jual oleh calon suaminya di meja perjudian satu hari sebelum pernikahan. William Randolph yang sudah memedam dendam kesumat kepada Bella. Memperkosa Bella dengan bengis. Menghancurkan semua mimpi Bella rajut. Tidak hanya memperkosa, William Randolph ternyata meninggal kan sesuatu di rahim Bella. Sanggup kah Bella hidup sebagai ibu tunggal untuk membesarkan anak dari pemerkosaan.
9.950.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai obat buah merah
Baca
+Pustaka
Tobat Terakhir Istri Kedua

Tobat Terakhir Istri Kedua

Hawa Hajari
Aku memang salah. Sudah tahu suami orang, tapi tetap aku goda. Tapi salahkah aku jika tulus mencintai seorang lelaki beristri? Coba tanya kepada hatimu sendiri. Apakah cinta dapat memilih hati yang menjadi tempat berlabuh? Aku tahu kebanyakan orang menyebutku sebagai perebut suami. Namun aku tidak sepakat. Aku tidak merebut, tapi aku berbagi suami.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai obat buah merah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status