Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Teror Mantan

Teror Mantan

jawab bapak parkir tersebut. "Oh iya pak , makasih," jawab Alex sopan, tadi perasaan waktu datang gak ada bapak-bapak itu deh. "Kalau mau ke sana, pakai payung saja aja mas," ucap bapak parkir sambil menyerahkan payung berwarna biru hijau kuning pada Alex yang langsung Alex terima dengan senang hati. Setelah itu Alex berjongkong, menyimpan payung di sebelahnya dan mulai menggulung celana jeansnya panjangnya agar tak terkena air yang tergenang di sepanjang jalan.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 278 Times as ojek payung
Read
+Library
Saat Mertua Meminta Jatah Warisanku

Saat Mertua Meminta Jatah Warisanku

“Iya, Pak. Berapa biayanya?” Aku buru-buru turun sambil membawa serta tas yang telah menjadi pembatas antara aku dan pengendara ojeg di depanku. Napasku sungguh terengah-engah. Sementara kedua tungkaiku, terasa lemas luar biasa. “Tiga puluh ribu, Neng. Harusnya sih, lima puluh. Bukan karena jarak, tapi ini karena terlalu banyak tantangannya!” Bapak ojeg itu ikut terengah-engah.
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 598 Times as ojek payung
Read
+Library
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

“Tenanglah dulu, Bu. Sabar. Tarik nafas dalam-dalam. Kita bicarakan dengan baik-baik.” Di saat Mbah Jarwo sibuk menenangkan Emak Sari, tiba-tiba tukang ojek yang mengantar Emak Sari tadi mendekat, lantas berkata, “Maaf, Abah-Ambu ... sayanya mau ngojek lagi.” “Ya, sudah kalo mau ngojek mah. Ngapain bilang-bilang sama saya?” tanya Mbah Jarwo ketus. “Bukan apa-apa, Abah, mohon maaf. Ongkosnya belum dibayar!”
8.512.8K viewsCompletedAdded to Library 256 Times as ojek payung
Read
+Library
Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda

Membayangkannya saja tak sanggup. Mengabaikan suara hati yang kian meronta agar tak menemui, Kenzie menyambar jaket dan ponsel. Berutungnya, ada banyak ojek online (ojol) yang tengah mencari penumpang di sekitar indekos. Bergegas Kenzie menghampiri salah satu dari mereka. “Pak, tolong anter saya ke jalan Malioboro. Cepet ya!” pinta Kenzie.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 268 Times as ojek payung
Read
+Library
MEMBALAS HINAAN BAPAK (Cerita Cinta Sang Caddy)

MEMBALAS HINAAN BAPAK (Cerita Cinta Sang Caddy)

tukas Intan pada tukang ojek. “Wah kalau nunggu, bayarannya nambah, Mbak!” Intan tercenung sejenak. Uangnya tak banyak. Namun dirinya butuh si Bapak ojek itu. Rencananya dia mau membawa Adzkia lari langsung menaiki ojek itu. “Ya sudah, nambah berapa?” Intan menatap lelaki itu. “Lima puluh ribu saja, Mbak!”
1028.0K viewsCompletedAdded to Library 981 Times as ojek payung
Read
+Library
Mencintai Pacar Sahabatku

Mencintai Pacar Sahabatku

Tanya Anggara balik. Kembali ia merogoh dalam saku celananya dan memberikan tiga lembar seratus ribu lagi pada bapak Go-Jek. “Cukup, cukup mas. Ini lebih dari cukup. Toh jaket sama helmnya harganya di bawah ini.” Ujar bapak Go-Jek jujur dengan raut wajah berseri, karena mendapatkan rejeki nomplok. “Ya sudah, ambil uangnya. Jaket sama helmnya buat saya.”
104.7K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as ojek payung
Read
+Library
Ojol Menantu CEO

Ojol Menantu CEO

tanya satpam. “Ada yang pesan ojek online, Pak. Atas nama Zaskia.” Bayu memperlihatkan gawainya foto orang yang memesan ojek online. Satpam itu mengangguk, kemudian masuk ke dalam. Mungkin memanggilkan orang yang memesan ojek online tersebut. Panas terik hari ini membuat keringatnya deras mengalir. Lelaki itu memicingkan matanya karena menahan terik yang semakin menghujani kulitnya.
9.8152.0K viewsCompletedAdded to Library 5.2K Times as ojek payung
Read
+Library
Suami Tampan Tetapi Pengangguran

Suami Tampan Tetapi Pengangguran

ucap tukang ojek. "Iya, itu saya." "Wah... kalau begitu saya gratiskan tapi minta foto ya, Mas?" pinta tukang ojek. "Boleh, tapi saya tetap bayar, sudah tanggung jawab saya bayar jasa kamu." "Ternyata mas baik juga, saya doakan semoga mas selalu bahagia ya," ucap tukang ojek mendoakan kebahagiaan untuk Azlan. "Amin!...." jawab Azlan lantang.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as ojek payung
Read
+Library
Kau Peras Peluhku Demi Madu

Kau Peras Peluhku Demi Madu

Cukup lama kami menunggu tukang ojol datang, akhirnya pada jam delapan malam tukang ojol itu pun datang. "Dengan Ibu Arini?" tanya ojol. "Benar, Mas. Tolong antarkan tas punggung ini ke Cafe Jingga jalan Ahmad Yani atas nama Yahya! Berapa ongkosnya?" ungkapku lengkap dengan nama penerima. "Sebentar aku cek dulu, Bu!" jawab Mas Ojol itu, "15k saja, Bu," lanjutnya.
1030.2K viewsCompletedAdded to Library 693 Times as ojek payung
Read
+Library
Yang Mandul Itu Kamu, Mas!

Yang Mandul Itu Kamu, Mas!

Aku kembali berkata lirih. Cuaca yang aku tunggu akhirnya datang. Meskipun belum sepenuhnya berhenti, tetapi tidak lagi terlalu deras. Kalau hanya rintik, aku bisa menerobos. Paling juga basah sedikit. "Pak, kalau ke alamat ini ongkosnya berapa?" tanyaku pada ojek yang berada di pangkalan dekat Terminal. "Dua puluh ribu, Mbak. Soalnya agak jauh."
1054.1K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as ojek payung
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status