Pria Desa Penakluk Wanita
"Malam ini libur dulu, ya? Tenagaku benar-benar sudah habis terkuras di tempat latihan. Bang Jaka saja tadi sampai menyuruhku libur karena wajahku sangat pucat."
"Masa instruktur olahraga tenaganya cepat habis? Katanya laki-laki perkasa," goda Marissa lagi, sengaja menggeser posisi duduknya agar paha mulusnya semakin terekspos.
"Perkasa juga butuh tidur, Tante," balas Bara semakin memelas, punggungnya masih menempel kuat pada pintu. "Aku kotor sekali ini, bau keringat campur asap knalpot. Nanti kasur Tante yang mahal itu ikut bau jalanan. Besok saja ya? Janji, besok kalau ada waktu kosong, aku yang ke kamar Tante. Tapi malam ini, biarkan aku mandi dan tidur."