Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Ibumu, Nak!

Aku Ibumu, Nak!

Faridah duduk dan Keynan kini menyandarkan kepalanya di pangkuan Faridah. "Nenek juga, Sayang. Oh ya, ini ada oleh-oleh untuk kamu, Nak!" Faridah mengeluarkan satu persatu buah tangan untuk anak dan cucunya. Deg Terlintas terdengar teriakan Weni di telinganya. Faridah merasa jika dirinya berhalusinasi saat ini dan segera melupakannya. Faridah sibuk bercanda bersama Keynan.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

Tatapannya dipenuhi dengan kilat jenaka sekaligus sinisme yang kentara. Dengan nada mengejek yang sangat kentara dan sudut bibir yang melengkung sinis, Felix bergumam, “Oh, drama apa lagi ini? Kalina, kau benar-benar punya radar penciuman seperti agen rahasia jika menyangkut perpindahan tempat tinggal Damian. Bagaimana bisa kau selalu mendarat di tempat yang salah pada waktu yang salah?”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
Sentuhan Nakal di Perjalanan

Sentuhan Nakal di Perjalanan

Farrel yang sudah sejak tadi telanjang bulat memperlihatkan kemaluan yang besar dan langsung menyodokku. Rasanya begitu perih, juga begitu gatal... Farrel benar-benar tahu cara menyenangkan wanita.
78.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
Suami Pengawal Nona Muda

Suami Pengawal Nona Muda

“Oleh sebab itu, saya tidak akan membiarkan siapa pun menyentuh Nona dengan ujung jarinya sekalipun.” Gemi merasakan sensasi aneh mengalir di dadanya ketika mendengar hal itu. Nakula. Mengapa kekaleman pria ini begitu misterius sekaligus menarik? Dia adalah seekor anjing penjaga yang meratap penuh damba kepada Gemi. Bagaikan pemahat yang memuja patung buatannya dengan tidak membiarkan seekor lalat mendaratkan sayap di permukaannya. Nakula adalah Michelangelo yang melindung lukisan Adam buatannya—jantung hatinya, belatinya yang berharga, pelitanya yang bersinar abadi melampaui ruang dan waktu; Gemilau Maharani.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
CHAT NAKAL ISTRIKU

CHAT NAKAL ISTRIKU

"LENGKUAS SEMUA!" Hah? Hanum mengulum senyum. "Sudahlah Mas, mungkin belum beruntung." Hanif mengangguk, namun wajahnya masih mencebik, Akad di mulai, penghulu telah menjabat tangan Hamid, kemudian mengucapkan ikrar suci, dan di akhiri dengan kata 'SAH' kalimat Alhamdulillah, Namira tersenyum melihat ayah mertuanya telah bersanding dengan wanita paruh baya yang seperti tak asing bagi Namira. Namira seperti pernah melihat wanita itu.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
Gairah Nakal Brondong Pemikat Hati

Gairah Nakal Brondong Pemikat Hati

​"Juno, jangan berlebihan! Kantor butuh kamu." ​"Kantor punya ribuan karyawan, Vian. Anak-anak ini hanya punya satu ayah yang protektif," Juno bersikeras. Ia kemudian mengambil posisi duduk di samping Vivian, membuka tas kecil yang ia bawa dari Surabaya. "Ini, aku membawakanmu oleh-oleh." ​Bukannya perhiasan atau tas mewah, Juno mengeluarkan sebuah kotak berisi... sensor gerak nirkabel.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
Nala dan Mas Juragan

Nala dan Mas Juragan

goda Pak Bakti sambil mengerling jenaka. "Papa! Apa sih?" Nala langsung menunduk, kembali pura-pura sibuk merapikan tumpukan nota yang sebenarnya sudah rapi. Wajahnya mendadak terasa panas, bahkan bedak tipisnya tak mampu menutupi rona merah yang menjalar hingga ke telinga.
10765 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
Nikahi AKU Brondong NAKAL !!

Nikahi AKU Brondong NAKAL !!

Kani, seorang pelayannya masuk ke dalam ruang tamu dengan membawa buket bunga anggrek berwarna kuning bercak-bercak berikut pot keramik berwarna putih. “Permisi Nyonya, Tuan ... Ini ada kiriman bunga untuk Nona Jessi,” ucap Kani yang lupa atas perintah Jessica untuk menolak kiriman apa pun dari Candra yang setiap minggu mengirimkan bunga Mawar dan Anggrek. “Cantiknya..., Jessi ... Lelaki yang mana ini, kirim bunga Anggrek padamu?” tanya Monica kala menerima bunga Anggrek tersebut dari Kani.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status