Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Gairah Sang Cassanova

Terjebak Gairah Sang Cassanova

Pipinya mulai memerah. "Apa kau sudah puas menatapku?" tanya Anne, suaranya datar dan tidak terpengaruh sama sekali oleh ketampanan Tama yang sering membuat cewek-cewek seusianya tergagap. Memang, meski usianya baru 17 tahun dan akan genap 18 bulan depan, penampilan Tama jauh lebih matang. Darah Italia yang mengalir dalam dirinya memberikannya garis wajah yang tegas dan berkarakter, berbeda dengan pemuda seumurannya.
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
ONE Night Stand With CEO Tampan

ONE Night Stand With CEO Tampan

“Om temenin ya?” Kendra tersenyum melihat Devan, dia langsung menganggukkan kepalanya tanda setuju. Devan jadi asik bermain bersama Kendra mereka tertawa bersama-sama. Devan kemudian menggendong Kendra sambil berjalan memutari taman itu dia mengobrol, dan tak jarang mereka tertawa bersama. Sedang sana hanya memperhatikan saja dari jauh melihat kedekatan Devan dan juga Kendra yang begitu akrab. Kendra begitu ceria bermain bersama Devan senyumnya terlihat begitu lepas.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Tergoda Hasrat si Presdir Tampan

Tergoda Hasrat si Presdir Tampan

Padahal, kalau Suci mau, Rangga bisa saja membeli Kapal untuk makan malam romantisnya. "Kapal selam yang aku maksud itu Empek-empek Palembang, Mas! Itu makanan…bukannya Kapal di Laut!" protes Suci dengan bibir manyunnya. Rangga menatap tak percaya. Ternyata ada makanan yang dinamai demikian. Rangga melirik sekilas ke arah waiters yang terlihat menahan senyumnya. "Ya sudah, Saya pesan Udang asam manis, untuk minumnya dua Lemon tea." Setelah mendapatkan hasil pesanan, waiters tersebut segera meninggalkan meja yang ditempati Rangga dan Suci.
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 699 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Rahasia Anak Kembar Sang CEO

Rahasia Anak Kembar Sang CEO

jawab Tama sambil tersenyum, "apa nanti, saya masih bisa tidur jika tidak makan masakanmu?" "Sejak kapan kamu jadi penggombal seperti ini?" Amanda tertawa mendengar ucapan pria yang selama ini terlihat kaku dan tidak banyak bicara. "Apa memuji seseorang itu termasuk rayuan?" Tama menatap lekat mata Amanda. "Ini bukan rayuan karena memang semua yang ada pada dirimu terlalu sempurna."
29.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 680 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Miliarder Tampan Itu Jodohku!

Miliarder Tampan Itu Jodohku!

Anak ketiga Tania tiba-tiba bergabung di meja taman belakang, bersama Kevin dan mamanya. Tanpa basa-basi jeremy langsung minta izin mengajak kedua perempuan sekaligus. “Mau kemana lo?” Tanya Kevin penasaran. “Gue mau nonton kak, sama Nindia dan Sakura” balas Jeremy. “Apa judul film nya?” Kevin kembali bertanya. “The fantasy of Ghost, film horor kak” balas Jeremy. “Ok, pesan tiket 4, aku ikut nonton kalian” titah Kevin kepada adiknya.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Istri Kecil Ustadz Tampan

Istri Kecil Ustadz Tampan

tanya Rayyana bingung disertai wajah polos yang amat menggemaskan. Sungguh, wajah polos Rayyana membuat Akram gemas sendiri. "Untuk apa ada suamimu ini dek? Saya bisa membimbingmu. Setelah kelas berakhir, kamu harus setoran kepadaku, minimal tiga lembar ditambah satu hadis, perhari!“ jawab Akram membuat Rayyana bergidik ngeri.
9.55.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang CEO Tampan

Balas Dendam Sang CEO Tampan

“Seperti yang aku bilang, aku orangnya tidak pernah bawel soal makan. Yang penting harus ada—“ “Nasi,” sahut Thalita lalu mereka pun tertawa bersama. “Bang, nasi goreng 1 tidak pedas ya,” pesan seseorang yang berdiri membelakangi Thalita dan Adrian. Tawa mereka berhenti saat Thalita menyadari dan mengenal orang itu. “Diko?” panggil Thalita dengan ragu.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Hutang suami membawa petaka

Hutang suami membawa petaka

"Iya, kamu tenang, nanti kakak jemput. Nyalain aja GPS, biar gampang kakak mencarimu." "Oke, makasih kak." "Siapa Tam" sekidik Yanto yang melihat wajah Alya sekilas. "Cewekku, Nto," jawab Tama. "Cantik. Tama Hari gini masih pacaran sama anak SMA, nggak ada untungnya, Tam. Mending dimanfaatkan tu anak. Kalau kamu sukses kamu bakal dapat wanita yang lebih dari dia itu, bukan bocah ingusan yang manja seperti itu," ledek Yanto yang berusaha mengompori perasaan Tama.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Dada ini sudah mengandung dongkol puluhan kilogram yang rasanya sudah ingin kumuntahkan. “In, jangan ngeluh, dong. Aku juga kan, lagi usaha buat membahagiakanmu. Supaya keinginanmu tercapai untuk punya butik.” Bang Tama yang memiliki perawakan gemuk dan botak di bagian depan kepalanya tersebut langsung berjalan menujuku. Aku yang sudah berdiri dan hendak beranjak ke dapur, langsung dia peluk erat-erat. Perut buncit pria yang mengenakan kaus berkerah belang hitam-putih itu langsung menempel pada tubuhku. Bikin sesak saja ini si gendut!
10119.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status