Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

Aku merasa sia-sia atas semua pengorbanan yang kuberikan selama belasan tahun ini. Ketika akhirnya ia lelah berteriak dan terengah-engah, aku mengangkat tangan. “Plak!” Sebuah tamparan nyaring menggema di seluruh ruang tamu.
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
PESONA PAMAN TAMPAN

PESONA PAMAN TAMPAN

tanya Tamika semakin mendekat pada pria tersebut. “Saya berada di mana?” tanyanya tanpa menjawab pertanyaan Tamika. “Anda sekarang berada di klinik dekat perkebunan apel. Anda berasal dari mana? Siapa nama Anda?” cecar Tamika, tak memberi ruang pria itu untuk bernapas. Pria tersebut terkekeh pelan. “Saya Adrian Sanders.” Mata Adrian terus saja tertutup, membuat Tamika kembali khawatir. “Apa yang Anda keluhkan, Tuan? Kenapa Anda terus saja menutup mata? Apa mata Anda terasa sakit?” cecar Tamika lagi.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Tentara Tampan Itu Suamiku

Tentara Tampan Itu Suamiku

tanya Papa Amar Rey hanya diam, Kemudian menatap Kanaya, yang ternyata juga tengah menatap dirinya, Rey tersenyum samar, dia seoalah mendapatkan kesempatan untuk membuat Kanaya bertambah kesal, "Kalau Rey, ikut kemauan Kanaya saja om," jawab Rey, lalau menatap Kanaya lagi.
9.9148.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Terjebak cinta semu sang polisi

Terjebak cinta semu sang polisi

"Harus sekarang ya?" Tanya Jordan gugup, dan Tamara pun langsung mengangguk pasti. Pertempuran pun terjadi selama seminggu. Jordan sangat menikmati apa yang Tamara suguhkan. Body Tamara yang seperti model, dengan tinggi 165 cm dan berat badan 55 kg membuat Jordan tidak bosan berada di dekatnya.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Dokter Tampan di Pavilliun

Dokter Tampan di Pavilliun

Mas Doddy berdiri di depan pintu tepat dekat balkon, dia tersenyum kearah Ageeza dan terlihat begitu tampan. Ageeza bisa melihatnya, tapi sosok Mas Doddy dengan penampilan yang dulu. Seorang Dokter Tampan memakai snelli dan stetoskop menggantung di lehernya. Dokter Tampan itu tersenyum, dia berdiri di tempat favoritnya dikamar Geeza. Menghaadap jendela yang mengarah ke balkon. Kenapa dia tersenyum padahal hati Geeza sehancur ini? Ageeza sudah tak tau bagaimana ia melanjutkan hidupnya kedepan? Semuanya berubah dalam waktu yang begitu singkat.
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dokter Tampan Pemikat Wanita

"Lama-lama bisa makin berisi busui ini kalau rajin mampir ke kafe sini." Aku sadar diri kok kalau jarum timbangan bergeser semakin ke kanan. Mama kan bilang juga kalau yang penting itu nutrisi buat anak-anak, bukan hanya soal bentuk tubuh. Andi kembali membawa piring yang lebih besar. Dua potongan pisang yang terlihat gepeng beraroma asap dan saus gula merahnya sangat familiar ketika menyapa lidah. "Kalau di sini namanya pisang gapit, nih." Enggak bisa berhenti nyuapnya. "Enak."
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 530 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Nilakandi

Nilakandi

protes Jovyan. “Ya beda dong, Jo. Kamu kan putus satu tumbuh satu juta. Tapi tumben sih ini awet sama Adindaku Maheswari,” sahut Tama masih tak melepaskan matanya dari ponsel. “Maheswari aja, Theo Sam sialan.” “Ya ya ya,” jawab Tama malas.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
CEO Tampan Mencari Istri Salihah

CEO Tampan Mencari Istri Salihah

Ia lalu menangkupkan kedua tangannya di depan dada, memberi salam ala Asia Tenggara. Refleks, Shinta menyambut dengan uluran tangan, namun segera menariknya kembali saat sadar—ia nyaris lupa prinsipnya sendiri: tak bersentuhan dengan pria yang bukan mahramnya. Wajahnya berubah canggung seketika, dan ia hanya membalas salam Ahmed dengan anggukan serta senyum kecil. Suasana sempat hening sesaat sebelum Shinta, dengan polosnya, melontarkan pertanyaan.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Sekretaris Kesayangan CEO

Sekretaris Kesayangan CEO

CEO tampan itu mengacak kasar rambutnya. “Sial! Kenapa bisa jadi seperti ini!”
1042.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 853 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Menikahi CEO Philophobia

Menikahi CEO Philophobia

ucapnya sembari menyodorkan benda pipih berwarna hitam kepadaku. "Ini kartu namamu?" Aku membaca seksama yang tertulis di kartu berwarna hitam dengan tinta abu-abu bertuliskan namanya. Gavin Narendra Tama. "Ya. Hubungi aku jika kau berubah pikiran. Sekarang bersiaplah, aku akan antar kau pulang."
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 405 kali sebagai om tampan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status