Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Executive Chef Tampan

Executive Chef Tampan

ucap lelaki dengan tato di lengannya, ia mengusap tengkuknya yang tiba-tiba merinding. Lelaki berkepala botak plontos itu melihat seluruh bangunan rumah tua yang mereka tempati. Tangannya mengelus kepalanya, ia tersadar sesuatu lalu memukul kepala anak buahnya itu, "gue setannya, goblok!"
103.1K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as om tampan
Read
+Library
CEO Tampan Pemenangnya

CEO Tampan Pemenangnya

Menyadari tatapan tajam Scarlett, pria itu melambai sambil berkata, “Hei, ada apa dengan penampilanku?” Scarlett tidak menjawab pertanyaan pria itu, malah Dia balik bertanya, “Berapa uang yang harus kupersiapkan untukmu menemaniku malam ini?” Scarlett melanjutkan, “Kamu sedikit lebih tampan dari mantan pacarku, tapi sayangnya, kamu seorang gigolo.” Pria itu hanya tersenyum geleng-geleng kepala tak berdaya melihat kelakuan konyol wanita di depannya ini.
9.42.8K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as om tampan
Read
+Library
MISTER GEPENG

MISTER GEPENG

Ucap tamara “eh iya, silahkan, pake aja toiletnya sepuasnya haha”. Jawabku sambil tertawa dan melihat diriku di pantulan cermin yang ada dikamarku. ~ Tamara masuk ke toilet yang berada di kamar adine. Toiletnya cukup luas, terdapat wastafel dan berhiaskan kaca, seperti kamar mandi yang ada di hotel-hotel mewah. Awalnya biasa saja. Setelah tamara selesai buang air kecil. Lalu tamara mencuci tangannya di wastafel, dan tamara bercermin memandang wajahnya. Saat dia fokus untuk mencuci tangan tiba-tiba seperti ada tangan seseorang yang memegang pinggul tamara. Tamara langsung terkejut dan melihat sekitar. Tamara langsung menyelesaikan cuci tangannya dan segera keluar dari kamar mandi dengan cepat
104.0K viewsCompletedAdded to Library 158 Times as om tampan
Read
+Library
Between Revenge and Love

Between Revenge and Love

Liam bicara sendiri. “Mereka berdua siapa?” tanya Tama tiba-tiba. Tama dan Dave datang menghampiri Liam yang terduduk sendirian di bangku taman yang terletak di seberang rumah tersebut. Kedua tangan Tama menjinjing sebuah plastik yang berisi kopi susu dan roti isi. “Kau sudah ngopi?” Tama bertanya. “Belum.” “Ini,” Tama memberikan kopi susu yang dipegangnya, “tadi kami berniat membeli dua kopi saja, kebetulan sedang ada promo. Beli 2 dapat 3. Lumayan bukan?”
106.4K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as om tampan
Read
+Library
Malam Bergelora Bersama Tuan Muda Gila

Malam Bergelora Bersama Tuan Muda Gila

Padahal, Tamara adalah gadis yang manis, ia memiliki rambut panjang lebat dan sedikit bergelombang, Tamara juga memiliki kulit sawo matang dengan bola mata bulat, alis tebal tertata rapi, bulu mata lebat, serta hidung yang tidak terlalu mancung dan juga tidak terlalu pesek. Tubuhnya tinggi ramping, ia memiliki lesung pipi jika sedang tersenyum. Akan tetapi, Diana selalu meledek Tamara dengan sebutan dekil, ikal, dan juga kerempeng, karena ia sendiri memiliki tubuh yang cukup berisi. Saat ini, Tamara berdiri di depan pintu kamarnya, ia melihat ke arah ruang tamu yang terdapat dua orang pria bertubuh kekar yang sedang berbicara bersama dengan bibinya dan juga Diana.
545 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as om tampan
Read
+Library
Healthy Relationship With You

Healthy Relationship With You

Pikit Tamara ngeri. "Jangan gitulah bestie, tega amat lo hehe. Maaf yaaa sini sini." Tamara pindah posisi mendekata Renata kembali. Lalu pria itu datang dari kantin, mendekatri mereka dengan sedikit berlari. Ternyata ia membeli es batu, tapi untuk apa ya? Pikir Tamara polos. Tiba tiba pria itu jongkok di depan Tamara, ia mengambil sesuatu dari kantongnya, sapu tangan. Dengan tanganya yang terampil ia membungkus es batu itu. Setelah dibungkus, ia menempelkannya ke kaki Tamara yang memar. Dengan telaten ia mengobati luka gadis itu.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as om tampan
Read
+Library
Kontrak Cinta, Luka Nyata

Kontrak Cinta, Luka Nyata

Ia sudah bangun sejak subuh, bukan karena mual seperti biasanya, tapi karena pikirannya terlalu penuh untuk memejamkan mata. Di hadapannya, sebuah amplop cokelat tebal tergeletak di atas meja. Tidak ada nama pengirim di bagian depan, hanya cap pos dari kantor hukum yang ia tahu bekerja untuk Tama. Ia tidak membukanya sejak diterima semalam dari tangan satpam apartemen. Langkah kaki Tama terdengar dari arah kamar tidur. Lelaki itu baru saja mandi, rambutnya masih basah, kaus putih sederhana menempel di tubuhnya.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 22 Times as om tampan
Read
+Library
Balas Dendam Putra Mafia Terkuat

Balas Dendam Putra Mafia Terkuat

Jawab Raga tersenyum ke arah bosnya. "Semakin tampan saja kamu ini, emmm......." Tamara sedikit menyentuh pipinya Raga. Sangat bernafsu dan bergairah, deru nafasnya sedikit mendesah ke telinga Raga. Namun Raga tetap bersikap biasa tidak tergoda sedikitpun. Kali ini Raga hanya menjawab dengan sedikit senyuman risih sambil menganggukan kepalanya. Tamara mengeluarkan sebuah amplop coklat dari dalam tasnya dan langsung diberikan kepada Raga.
10365 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as om tampan
Read
+Library
Pria Tampan Alat Balas Dendamku

Pria Tampan Alat Balas Dendamku

Perusahaannya terlampau kecil untuk menggapai sebuah tender dari perusahaan sebesar Moontaeil Group. "Come on ... kamu tidak benar-benar serius 'kan untuk mendapatkan tender ini? Kamu itu adalah seorang wanita yang tidak berpendidikan. Gelarmu itu hanya turunan tanpa otak. Kamu pasti akan kecewa nantinya. Pulang saja sebelum akhirnya kamu memeluk kekecewaan," ujar Bandon lagi dengan nada angkuh dan mengejek Adeline. Bersambung~
101.3K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as om tampan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status