Rindu yang Lupa
Titin Widyawatifirasat tiba tiba sedihlirik menangis dijalan pulangcerita ngesek nikmatcerita mendesah nikmat
"Gila! Aku mau jadi seniman biar cepat kaya sepertimu, Ca!"
Mata Caca melotot, kurang percaya dengan uang-uang yang berserak di meja. Semuanya berwarna merah, nilainya seratus ribu. Akhtar menghitungnya, mengelompokkan dari satu juta.
"Satu, dua, tiga, empat, lima—" artinya lima juta. "Sepuluh juta lebih lima ratus rupiah, Ca." Kata Akhtar lagi sambil memandang mata berbinar Caca.
人気のチャプター