Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku
"Memangnya kamu itu siapanya Olive? Atas dasar apa barang-barangnya harus ditinggalkan untukmu?"
Harlem menatap lurus ke matanya, lalu melontarkan satu kata dengan dingin, "Tunangan."
Morgan mencibir. "Tunangan? Tunangan sepertimu ini benar-benar hebat. Sudah mendapatkannya, tapi nggak tahu menghargai. Harlem, kenapa kamu nggak mati saja?"
Begitu kata-kata itu diucapkan, dia mengangkat tangan dan menghantam sudut bibir Harlem dengan satu pukulan keras.