LOVE THAT COME ONCE
sapaku pada Yunanda.
"Iya," sahutnya ketus.
Aku melirik Yunanda sekilas lagi, ia juga memperhatikanku juga dengan pandangan penuh kesal, sudah seperti sengatan listrik. Aku tahu Yunanda, dia sangat posesif, tidak pernah suka aku bersama laki-laki lain apalagi bersentuhan.
Yunanda sering berkata, aku itu miliknya, tidak boleh ada laki-laki lain yang menyentuhku selain dia. Jadi, bisa dibayangkan betapa kesalnya ia sekarang.
Hot Chapters