Sampai Kau Ingat Aku
Sementara itu, Zea langsung menangkup wajah dengan kedua tangannya, mengeluarkan erangan panjang yang terdengar pasrah.
“Arrggh… gue bego banget. Gue beneran bego, guys, huhu…,” gumamnya dari balik telapak tangannya, suaranya teredam.
“Eh, baru datang udah ‘bego-bego’ aja,” cetus Vivid, matanya menyipit penuh selidik. “Kenapa? Granitnya pecah? Atau si Bapak Bos itu protes lagi?”
Hot Chapters