Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Menuju Cinta Sejati

Perjalanan Menuju Cinta Sejati

Hujan deras dan angin kencang menerpa tubuhku dan membuatku merasa sangat kedinginan. Tiba-tiba sebuah mobil berhenti tepat di depanku. Jendela mobil itu perlahan turun. Tampaklah sebuah wajah dingin dengan ekspresi keras. Itu adalah Jeffry Reswara, CEO grup properti terbesar di Kota Amandria. Kabarnya, dia sempat kuliah di Amerikana dan baru-baru ini kembali ke negara ini. Dia dikenal sebagai sosok yang tegas dan tanpa kompromi.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai our journey
Baca
+Pustaka
Mengejar Impian

Mengejar Impian

Jawab bayu "Lha, tadi kamu bilang ada yang mau disampaikan, sekarang malah bingung dan gak enak, kita kan sudah lama berteman bay, 3 tahun bay, kita kan sudah saling kenal, sifat, karakter, jadi gak usah sungkan, bilang aja bay, jadi ada apa bay? " "Mm,, iya dul, hmm,.. (Menghela napas) oke, jadi begini dul, kemarin itu bapakku kan seperti biasa jualan makanan jajanan anak - anak, masih sama seperti dulu, nah pas kemarin, mungkin bukan harinya dan sudah takdirnya, bapakku kecelakaan bay, ketika sedang naik motor keliling jualan di jalan raya, bapakku tertabrak mobil, alhamdulillah tidak sampai meninggal, namun, bapakku terluka sangat parah, sekarang lagi dirawat di rumah sakit, dan butuh bia
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai our journey
Baca
+Pustaka
A Wandering Star

A Wandering Star

Mereka berjalan menuju halte bus, dan ketika bus sudah datang, mereka perlahan naik, diikuti beberapa orang yang hendak menaiki bus itu juga. Dalam perjalanan pulang, Higiri kecil terus menerus melihat ke arah trotoar jalan, berharap bisa, dan masih bisa menemukan Kenta, namun sampai bus yang ia naiki berhenti di halte yang dekat dengan rumah tinggal sementaranya, ia tidak menemukan ataupun melihat Kenta, sama sekali tidak. Bahkan, setelah masuk ke dalam rumah, mandi, dan jam dinding sudah menunjukan pukul sembilan malam ketika Higiri kecil masuk ke dalam kamar tidurnya, ia terus bertanya, apakah ada hari esok bisa bertemu dengan Kenta, dan mengajaknya bermain bersama?
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai our journey
Baca
+Pustaka
Our Story

Our Story

perjodohan 'konyol' itu. "Harusnya dari dulu aja, ya." Aria tersenyum tipis. Penyesalan memang di akhir. "Udah takdir," balas Daffa, terkekeh pelan. Danau di depan sana menjadi saksi. Tempat yang pertama kali mereka kunjungi setelah perasaan satu sama lain sudah Laing menyukai. Udara yang berhembus pelan, memberikan sensasi menenangkan. Setidaknya, hari ini menjadi hari yang damai walau hanya sesaat.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai our journey
Baca
+Pustaka
Jejak di Antara Kita

Jejak di Antara Kita

Mungkin inilah langkah pertama untuk menemukan jawaban yang selama ini ia cari. Kaira berdiri dan berjalan menuju jendela, menatap luar dengan tatapan kosong yang seakan mencoba menembus kegelapan malam. Langit malam itu tampak sepi, namun Kaira merasa bahwa di sana ada harapan. Dan meskipun perjalanan mereka belum sepenuhnya jelas, satu hal yang ia ketahui adalah bahwa ia tidak sendirian. Ezra ada di sana, dan mereka akan berjalan bersama, melangkah perlahan mengarungi setiap detik yang penuh dengan tantangan dan keindahan. Dengan senyum tipis di wajahnya, Kaira mengucapkan dalam hati, "Semoga kita kuat bersama."
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai our journey
Baca
+Pustaka
Cahaya di Ujung Jalan

Cahaya di Ujung Jalan

Dalam halaman-halaman pertama, ia langsung tenggelam dalam kisah-kisah inspiratif orang-orang yang hijrah, yang menemukan tujuan dan makna dalam hidup mereka. "Semua orang memiliki masa lalu," tulis penulis di salah satu paragraf, "tapi perjalanan kita bukanlah tentang melarikan diri dari masa lalu, melainkan menghadapi dan berdamai dengannya." Sarah berhenti sejenak, merenungi kata-kata itu. Ia ingat masa lalunya, sorotan kamera, gemerlap kehidupan selebritas, dan kenangan pahit bersama Adam. Semua itu terasa begitu dangkal sekarang. Bagaimana ia bisa menjalani hidup tanpa benar-benar memahami apa yang ia kejar? Ia menyadari betapa selama ini ia hanya berusaha memenuhi ekspektasi orang lain
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai our journey
Baca
+Pustaka
7 Hari Menjelajah Waktu

7 Hari Menjelajah Waktu

Dear Alena Selamat datang di dimensi menjelajah waktu. Bersenang-senanglah di tahun 1995. Jika kamu ingin bisa kembali ke dimensi waktu aslimu, maka kamu harus mengubah sikap kamu menjadi lebih baik. Bantu mereka yang membutuhkan bantuan kamu. Kamu hanya punya waktu selama 7 hari. Jika kami tidak berhasil mengubah sikap kamu menjadi lebih baik, maka kamu akan tetap berada di dimensi waktu ini untuk selamanya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai our journey
Baca
+Pustaka
MY WAY

MY WAY

Menunggu sesuatu yang mungkin akan membawaku terbang ke surga ataupun neraka, aku tak peduli karena yang kuinginkan saat ini aku pergi dan tak ingin kembali. Dan kemudian, aku tak ingat apa-apa lagi saat itu selain rasa sakit dan kegelapan. ****** Cciiiiiiitttt brrakkkk!!!! Sebuah mobil mengerem dengan tiba-tiba disebuah jalanan sepi yang gelap.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai our journey
Baca
+Pustaka
OUR STORY

OUR STORY

****** Setelah puas memarahi L si pengirim surat semalaman, Raymond, Liora dan Arion kini tengah berjalan menerusuri gua. Perut mereka terus berbunyi walau pun semalam mereka sudah memakan daging buaya cukup banyak, tetap saja mereka masih merasa lapar. Gua itu tidak terlalu gelap hanya saja udara disana lumayan dingin, tapi itu cukup membuat mereka menggigil kedinginan. Raymond dengan baju tidur nya yang lumayan tipis, Liora dengan jins pendek dan kaos panjang, dan Arion dengan baju setengah basah.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai our journey
Baca
+Pustaka
Towards You

Towards You

Sangat luar biasa. Kini, mereka berdua berjalan bersama menuju tempat tujuan mereka. langkah mereka pun sengaja di pelan-pelankan untuk bisa sama-sama menikmati perjalanan singkat yang sangat jarang sekali bisa terjadi seperti ini. Angin malam yang lembut pun seraya ikut menyemarakkan kebersamaan mereka berdua, menembus baju hingga terasa sampai ke kulit mereka, dan membuat sensasi menggelitik. Pucuk rambut Ken, dan juga anak-anak rambut Lidia yang menari indah karena terkena sapuan lembut angin pun seakan sangat mendukung kebersamaan mereka berdua malam ini.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai our journey
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status