Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Yang Mendebarkan

Perjalanan Yang Mendebarkan

Tante bersandar di pundakku dan menangis sepanjang malam. Keesokan harinya dalam perjalanan pulang, suasana di dalam mobil begitu hening sampai-sampai suara napas pun terdengar. Tina tak berbicara sama sekali, tante juga memilih diam saja. Sementara itu, Mona yang tak tahu apa-apa mengira kami semua hanya kelelahan setelah mendaki gunung, jadi dia pun tak banyak bertanya.
14.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai journey end
Baca
+Pustaka
Kiki's Journey

Kiki's Journey

jawabku, "Kenapa?" "Oh ...." Ada sesuatu tersembunyi dari jawaban singkat itu, yang aku rasakan. Sempat terdiam, lalu kemudian lanjut mengobrol lagi. Tak terasa waktu sudah semakin malam, aku memutuskan untuk pulang. "Aku anter,” ucapnya yang melihatku berdiri dari kursi. "Gak usah, aku bisa naek kendaraan umum. Lagipula rumahku dekat aja dari sini," ujarku membalas tawarannya itu.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai journey end
Baca
+Pustaka
Aunty Cantik untuk Daddy

Aunty Cantik untuk Daddy

Mereka mencyukuri itu semua. ^^^^ THE END (AKHIRNYA KISAH ANYELIR DAN JADEN PPRADIPTA SELESAI SAMPAI DI SINI) (TERIMA KASIH SDUAH MENGIKUTI PERJALAN MEREKA DARI BAB 1 SAMPAI BAB 100) (TERIMA KASIH BANYAK) (SAMPAI JUMPA DI KARYA LAINNYA)
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai journey end
Baca
+Pustaka
ZOE

ZOE

Apa ini akhir dari kisahku? Apa ini akhir dari perjalanan yang panjang untuk cerita yang tragis?
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai journey end
Baca
+Pustaka
Ex-Husband After Divorce

Ex-Husband After Divorce

Kini Reino sudah menemukan tempat untuk pulang. ***The End***
1067.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai journey end
Baca
+Pustaka
Happy Ending

Happy Ending

Balasku, aku berjalan mundur sedikit menjauh dan sedikit membungkuk sebaagi tanda hormatku pada yang lebih tua. Begitulah akhir dari aktifitasku dari pagi sampai dengan sore hari ini, kami berpisah karena arah jalan pulang yang berbeda, sedikit aku bisa menikmati suasan sore ini ditaman bermain dan dengan langit yang cerah. Suara gelak tawa dan kebahagian terpatri dari orang – orang yang sedang merayakan waktu bersama mereka dengan teman – teman dan keluarga mereka.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai journey end
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Entahlah. “Kita harus belok ke mana?” tanya Khafid. Aku menatap ke depan. Terkejut karena kami sudah sampai di persimpangan sebelum masuk jalan rumahku. “Kamu tahu rumahku?” Aku bertanya takjub. Bagaimana tidak, seluruh perjalanan ini aku habiskan dengan memikirkan diri sendiri, tetapi Khafid berhasil membawaku pulang.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai journey end
Baca
+Pustaka
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

"Ini nih yang membuatku merasa seperti itu." "Terserah kau saja," ucap Delia pada akhirnya, tidak ingin berdebat. Deryn melirik penumpang terakhir yang menutup pintu gerbong dengan terburu. Wajah saja nampak pucat pasi, tangan pun gemetar. Membuat Deryn tak mengalihkan pandangan meski sesekali menunduk. "Aneh." "Kau yang aneh," ejek Delia sudah berdiri.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai journey end
Baca
+Pustaka
Jalan Menuju Jodohku

Jalan Menuju Jodohku

gumam Amel dalam hati. “Pelanggan yang kami hormati, sesat lagi kita akan tiba di stasiun terakhir, Stasiun Jakarta. Periksa dan teliti kembali barang bawaan Anda, jangan sampai ada yang tertinggal atau tertukar. Terima kasih atas kepercayaan Anda menggunakan jasa kereta api, sampai jumpa kembali.” Suara operator kereta api membuat Amel sadar dan segera bersiap untuk turun dari kereta.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai journey end
Baca
+Pustaka
SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

Sebuah Cahaya di Ujung Jalan Setelah perjalanan panjang, mereka akhirnya tiba di tempat tujuan berikutnya—sebuah rumah kecil di pinggir kota yang dimiliki salah satu rekan Pak Hendro. Mereka akhirnya bisa bernapas lega sejenak. Adrian duduk di luar, menatap langit pagi yang mulai terang. Keira duduk di sampingnya. “Kita sudah semakin dekat dengan akhir,” ujar Keira. Adrian tersenyum kecil. “Ya. Kita hanya perlu memastikan semuanya berakhir dengan baik.” Mereka tahu, meski tantangan masih ada di depan, mereka sudah melewati rintangan terburuk.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai journey end
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status