Terpaksa Jadi Pacar
Melainkan karena fasihnya pengucapan sang pacar kontrak.
"Ra, PINnya, oi!"
Langkah Lara terhenti, lantas kembali memutar tujuan. Wajahnya yang datar, menjadi pusat perhatian para pria kebanyakan. Terlebih, saat mereka tahu bahwa ialah yang membelikan pacarnya ponsel dengan harga yang tak main-main.
Setelah menyelesaikan pembayaran, Ari dan Lara segera pergi dari sana. Sesekali, pria berambut cepak itu menggoda pacar kontraknya.
인기 회차