menjadi yang kedua
"ya sudah, biar nur ke rumah madrasah sana, nanti biar ada mbak mbak yang temenin."
Bu nyai menata buah buahan ke dalam plastik berukuran cukup besar. Itu semua buah kesukaan Zahra, mantan modelis dengan wajah cantik, berkulit putih halus itu sangat menyukai buah naga, pepaya, serta buah markisa, yang di petik langsung dari perkebunan milik pesantren. Kata wanita cantik itu, buah dari kebun pesantren itu sangat berbeda rasa nya. Lebih manis dan segar.
Bu nyai mulai berpikir, "rumah Deket madrasah?" Netra Bu nyai bergerak ke atas, lalu menatap Gus Naufal intens. "Kamu mau buat kan rumah di sana, Le?"
Hot Chapters