Telat Nikah
Maunya saat itu juga, tidak boleh ditunda.
"Kepingin banget, ya?" Sepertinya Mas Gun mulai kasihan melihatku diam saja.
"Hmmm." Aku mengangguk.
"Sebentar, barangkali ada rumah makan Padang yang buka 24 jam."
Suami tampanku meraih benda yang tergeletak di dekat bantal, lantas mulai berselancar di dunia maya. Kebanyakan sudah tutup di jam 11 malam. Dia juga menawarkan menu makanan lain, tapi aku menolak.