Oleh-oleh dari Mertua
Harta bisa dicari, ketenangan harus diciptakan.
"Kami membeli rumah ini dengan mencicil di Bank," lanjutku, "Ini catatannya. Cicilan dibayar paling lambat setiap tanggal 15. Besar cicilan per bulan empat juta lima ratus ribu rupiah. Jangka pinjaman sepuluh tahun. Sudah berjalan tiga tahun, tersisa tujuh tahun lagi," terangku. Air muka Ninik spontan berubah, tak lagi bening, tetapi keruh.
'Ah, Mbak. Kok, mau enaknya saja. Sekali dapat yang tidak enak langsung begitu. Ini baru permulaan, di dalam amplop masih banyak.'