Gairah Liar Perselingkuhan
Dan kenapa dia selalu menghindari pertanyaanku?
***
Malam itu, aku memutuskan untuk menemui Santo di sebuah beerhouse kecil yang sering dia datangi. Tempat itu cukup tersembunyi, dengan suasana remang dan aroma bir bercampur dengan asap rokok. Santo sudah duduk di pojokan ruangan, memilih meja yang terlindung dari pandangan langsung pintu masuk. Penampilannya seperti biasa: sederhana dan tidak mencolok. Dengan kaus polos abu-abu, jaket hitam ringan, dan sneakers yang sudah agak usang, dia terlihat seperti mahasiswa lugu yang tidak mencurigakan.