Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rahasia di Ujung Telepon yang Dia Kira Tak Kupahami

Rahasia di Ujung Telepon yang Dia Kira Tak Kupahami

Pada malam hari jadi pernikahan kami yang keenam, aku tersipu dan menghindari ciuman panas suamiku, Arga, lalu mendorongnya untuk meraih pengaman di meja samping tempat tidur. Di dalamnya, ada kejutan yang aku siapkan, alat tes kehamilan yang menunjukkan hasil positif. Aku membayangkan senyum seperti apa yang akan dia tunjukkan saat menemukannya. Namun, tepat saat dia hendak meraih laci, ponselnya berdering. Suara sahabatnya, Omar, terdengar dari gagang telepon, berbicara dalam bahasa Jerman. “Pak Arga, semalam bagaimana rasanya? Apa sofa erotis baru dari perusahaan kita nyaman?” Arga terkekeh pelan dan menjawab dalam bahasa Jerman, “Fungsi pijatnya berfungsi dengan baik, jadi aku tidak perlu memijat punggung Hanna lagi.” Dia masih memelukku erat, tapi tatapannya seolah menembusku, menatap seseorang yang lain. “Hanya kita berdua yang tahu tentang ini. Kalau istriku tahu aku tidur dengan adiknya, mampus aku.” Hatiku serasa ditusuk dengan keras. Mereka tidak tahu kalau aku mengambil mata kuliah minor Bahasa Jerman di perguruan tinggi, jadi aku mengerti setiap katanya. Aku memaksakan diri untuk tetap tenang, tetapi tanganku yang melingkari lehernya sedikit gemetar. Saat itu, aku akhirnya memutuskan untuk menerima undangan dari proyek penelitian internasional. Tiga hari kemudian, aku akan lenyap sepenuhnya dari dunia Arga.
14.3K viewsCompletedAdded to Library 429 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Putri yang Tak Diharapkan

Putri yang Tak Diharapkan

Sebelum aku berumur delapan belas, aku adalah putri kesayangan Keluarga Mahendra. Semua berubah pada hari ulang tahunku yang kedelapan belas, ketika ayah pulang membawa seorang gadis yatim piatu bernama Karina. "Dia butuh rumah," kata ayah. "Kamu yang akan mengurusnya, seperti adikmu sendiri." Sejak saat itu, semuanya berubah. Kakakku yang dulu begitu memanjakanku, menjadi dingin dan menjauh. Dan tunanganku... seakan cintanya padaku tiba-tiba berkurang setengah. Keluarga memuji Karina karena lembut dan patuh, menyebutnya anak yang jauh lebih baik daripada aku, darah daging mereka sendiri. Setelah berkali-kali tersisih karena Karina, aku akhirnya putus asa dan meraih lengan ayah. "Apakah hubungan darah nggak ada harganya di mata kalian?" Amarah ayah menyala. Ia melindungi Karina yang berlinang air mata di belakangnya, dan di depan setiap anggota keluarga, ia menamparku. "Kamu anak egois. Seandainya aku tak pernah melahirkanmu." "Kamu mempermalukan keluarga ini." Suara saudaraku Martin Mahendra sedingin es. "Pergi!" Dan tunanganku, Vincent Santoso, menatapku penuh kecewa. "Seandainya sejak awal yang bertunangan denganku adalah Karina." Mereka mengira aku akan merangkak di hadapan mereka, seperti biasanya. Tapi aku diam saja, berjalan ke brankas keluarga, mengeluarkan kartu keluarga, dan mencoret namaku dengan satu garis. Aku melepas cincin pertunangan dari jariku dan meletakkannya di atas meja. Aku memberikan Karina segala yang menurut mereka tidak layak kuterima. Bagaimanapun, aku hanya punya beberapa hari lagi untuk hidup. Yang tak mereka sadari adalah kelak, di atas kehancuran Keluarga Mahendra, mereka akan berlutut di bawah hujan, memohon aku kembali.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Pengorbanan Demi Suamiku

Pengorbanan Demi Suamiku

Demi masa depannya, suamiku menyuruhku bekerja sebagai pengasuh di rumah atasannya. Tak disangka, atasannya itu punya niat buruk. Tatapannya begitu vulgar hingga membuat diriku merasa tak nyaman. Di telepon, kata-kata sanjungan suamiku masih terngiang di telinga. Namun kenyataannya, atasannya menyuruhku menggunakan dada untuk mengeringkan noda air di celananya. Rasa bersalah atas pengkhianatan membuat seluruh tubuhku gemetar, tapi pada saat yang sama, sensasi kenikmatan yang tak terkendali juga membasahi dadaku….
1.8K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Meski Cinta Telah Pudar, Bintang Tetap Bersinar

Meski Cinta Telah Pudar, Bintang Tetap Bersinar

"Kontraknya akan berakhir dalam setengah bulan. Aku rencana mau cerai sama Leonard." Saat berkata begitu, Liana menonton video di tabletnya yang telah diputar ratusan kali. Dalam video itu, suaminya menatap kekasih masa kecilnya dan berkata dengan penuh perasaan, "Emily, aku masih belum bisa lupakan kamu. Kembali ke sisiku, ya?" Kemudian, Leonard Hadinata mencium bibir merah Emily. Sementara itu, Kai Hadinata, putra yang telah dikandung Liana selama sembilan bulan dan dilahirkannya dengan mempertaruhkan nyawanya, berseru lantang, "Papa, aku mau Bibi Emily jadi mamaku!" Tekad Liana untuk pergi pun menjadi makin kuat. Di ujung telepon, Melisa, ibunya Leonard terdiam sejenak. Kemudian, dia menasihati Liana untuk berpikir matang-matang. "Kamu harus pertimbangkan baik-baik. Kalau cerai, kamu bukan cuma harus tinggalkan pekerjaanmu saat ini. Karena ada kontrak itu, kamu bahkan nggak akan kebagian banyak harta." Liana menjawab tanpa ragu, "Emm. Berhubung akta nikah itu palsu, aku pasti akan pergi tanpa ambil sepeser pun. Jangan khawatir." Melisa mencoba membujuknya untuk tetap tinggal, "Kalau bersikeras mau cerai, kamu pasti nggak akan dapatkan hak asuh anak. Kamu rela untuk pisah sama anakmu?"
6.4K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Akta Nikah Palsu, Bukti Cinta Palsu

Akta Nikah Palsu, Bukti Cinta Palsu

Setelah tujuh tahun menikah, Sisca mewarisi harta senilai ratusan triliun, tetapi saat proses serah terima dengan pengacara, dia diberi tahu bahwa akta nikahnya palsu. Harta ratusan triliun itu hanya bisa dia warisi seorang diri. Setelah pengacara menyelidiki perkara ini, dia menyebut sebuah nama, "Pasangan yang terdaftar dalam pernikahan Pak Kenny adalah Syifa, sementara statusmu saat ini adalah ... belum menikah." Orang-orang di Kota Simaraka tahu bahwa Sisca dan Kenny telah dijodohkan sejak dalam kandungan. Sisca adalah belahan jiwa Kenny, permata dalam genggamannya. Saat menikah, Kenny menggelar pernikahan abad untuk Sisca. Dia bersumpah dengan lantang, "Aku, Kenny, nggak akan pernah mengkhianati Sisca!" Namun, akta nikahnya dengan Syifa justru didaftarkan pada hari kedua setelah pernikahan mereka.
8.4K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Dia Meninggalkanku di Altar Demi Cinta Pertamanya

Dia Meninggalkanku di Altar Demi Cinta Pertamanya

Di hari pernikahan kami, cinta pertama Jancent yang bernama Winny mengalami kecelakaan mobil. Mata Jancent langsung memerah dan dia ingin menemui Winny. Aku memohon padanya untuk jangan merusak pernikahan ini. Aku tidak ingin mengecewakan ayahku yang sakit parah. Namun, dia mendorongku dengan kasar, "Winny lagi dalam kondisi kritis. Apa kamu nggak punya hati? Dasar wanita nggak berperasaan!" Aku menangis sambil tersenyum. "Kalau kamu pergi hari ini, pernikahan ini nggak akan ada hubungannya lagi denganmu." Jancent mencibir, "Siapa yang mohon padaku untuk menikah? Jangan khawatir, meski kamu berlutut dan memohon padaku untuk kembali, aku juga nggak akan kembali!" Kemudian, Jancent akhirnya ingat untuk menghubungiku. Namun, yang didengarnya adalah suara pria lain yang sangat familiar. "Ssst, dia capek dan sudah tidur. Jangan ganggu dia."
3.5K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi

Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi

Pada tahun kesepuluh pernikahan kami dengan sang pianis genius, aku terserang sebuah penyakit aneh. Sebulan yang lalu, demi menjaga adik iparnya yang sedang sakit, suamiku absen dari pesta ulang tahunku. Aku yang setiap hari menunggunya pulang, kali ini aku lupa menunggu dan tidur lebih awal. Setengah bulan yang lalu, suamiku membawa adik iparnya menghadiri sebuah pertunjukan penting. Aku yang biasanya pencemburu, kali ini tidak marah sedikit pun dan hanya pulang ke rumah dengan tenang. Tiga hari yang lalu, aku jatuh sakit dan demam tinggi. Suamiku bergegas pulang dari luar kota, tetapi ternyata hanya untuk merawat tangan adik ipar yang melepuh karena tersiram air panas. Setelah bertemu di rumah sakit, aku yang biasanya mudah cemburu, justru merasa tenang secara luar biasa. Aku melupakan janji kami untuk menua bersama, juga melupakan kata-katanya dulu yang bilang bahwa dia akan merasa sangat sedih meski kulitku hanya lecet sedikit. Hingga saat suamiku mengatakan ingin menjemput adik iparnya untuk tinggal di rumah dan merawatnya seumur hidup, ingatanku mulai memudar dan aku memanggil Sistem. "Aku mau pulang."
8.0K viewsCompletedAdded to Library 272 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Sandaran di Ujung Penyesalan

Sandaran di Ujung Penyesalan

Setelah mengalami keguguran, Louisa menjadi istri yang seperti diharapkan Sammy. Dia tidak lagi berbagi cerita tentang momen menarik kesehariannya, tidak lagi menelepon di tengah malam karena Sammy tidak pulang. Bahkan saat dia dijebak orang hingga harus ditahan polisi, dan polisi memintanya menghubungi keluarga agar bisa dibebaskan dengan jaminan, dia hanya menjawab dengan tenang bahwa dia tidak punya keluarga, lalu menjalani masa penahanan selama seminggu tanpa protes. Pada sore hari tujuh hari kemudian, terali besi kantor polisi terbuka dengan bunyi berderak. Saat Louisa menuruni tangga, sebuah mobil hitam mewah berhenti mendadak di depannya. Pintu mobil terbuka, dan Sammy melangkah keluar mengenakan setelan jas buatan desainer ternama. Pria itu tinggi dengan kaki panjang, bahu lebar, dan pinggang ramping. Penampilannya angkuh dan dingin seperti biasanya, bagaikan embusan angin di bawah rembulan yang terang.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Setelah Suamiku Dioperasi, Kami Cerai

Setelah Suamiku Dioperasi, Kami Cerai

Suamiku baru saja selesai menjalani operasi dengan anestesi total. Kesadarannya belum pulih sepenuhnya dan dia terus meracau tidak keruan. Aku tertawa dan merekam tingkah konyolnya itu sambil membantunya berbaring di tempat tidur. Namun, tiba-tiba, aku mendengar dia memanggil nama seorang anak laki-laki. "Putraku yang baik, jangan nakal ya. Ayah sedang sibuk." Senyum di wajahku langsung membeku. Aku terpaku di tempat. Kami sudah sepuluh tahun memilih untuk tidak punya anak. Lalu, dari mana datangnya anak laki-laki itu? Dengan tangan gemetar, aku membuka ponselnya. Selama bertahun-tahun menikah, ini pertama kalinya aku memeriksa ponselnya. Begitu terbuka, di dalam album foto tersembunyi, penuh dengan foto-foto mesra seorang wanita lain bersama seorang anak kecil. Anak laki-laki itu memiliki wajah yang sangat mirip dengan suamiku. Berdasarkan tanggal pada foto, anak itu sudah berusia tiga tahun. Senyum bahagia mereka bertiga benar-benar menusuk hatiku. Padahal dahulu, dia sendiri yang bersumpah dia sangat membenci anak kecil dan tidak ingin terikat oleh keluarga. Itulah alasan dia meyakinkanku untuk tidak punya anak. Ternyata, dia bukannya benar-benar ingin hidup tanpa anak. Dia hanya tidak ingin punya anak denganku.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as pancaran kasih
Read
+Library
Tujuh Tahun yang Salah

Tujuh Tahun yang Salah

Aku duduk sendirian di meja makan, tepat di hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-7. Ponselku tiba-tiba berdering. Di layar kunci telepon, ada dua notifikasi pesan masuk yang masih belum terbaca. Pesan pertama datang dari Riki, dia bilang kalau dia harus lembur di kantor malam ini. Sementara pesan yang satu lagi datang dari nomor tidak dikenal. [Pak Riki sungguh luar biasa. Kakak sanggup mengatasinya?] Ada satu foto yang ikut dikirimkan dalam pesan tersebut. Foto itu menampilkan sepasang pria dan wanita yang sedang bercumbu mesra. Aku pun meniup lilin kue ulang tahun pernikahan kami sambil menutup mata dengan penuh kelelahan. [Ayo kita cerai.] Aku mengirimkan pesan balasan ke Riki.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as pancaran kasih
Read
+Library
PREV
1
...
3637383940
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status