Dibuang Ajudan Dinikahi Komandan
Nilam mengetuk pintu kamar Ara dan melihat gadis cilik itu sedang mengepang rambut barbienya asa-asalan.
“Mama!” Ara menoleh pada Nilam dengan senyum lebar. “Mama mau ikut main? Bantu Ara ngepang rambut barbie dong, Ma.”
“Ara, Sayang, kita mainnya nanti aja, ya?”
Ara sontak manyun. Bibirnya maju beberapa senti. “Kenapa, Ma? Barbie mau ada fashion show. Harus cantik. Pakai baju bagus.”
“Iya, tapi kita harus pulang ke rumah Oma bentar. Jadi, sekarang giliran Ara yang cantik. Rambutnya Mama sisir dulu, oke?”
Hot Chapters