Istri Lima Belas Ribu
Lezat sekali rasanya, entah berapa bulan, lidah ini tidak memakan makanan favoritku ini.
“Ayo Mas, makan, tambah lagi, mumpung gratis, gak papa-lah, sekali-kali, nunut makan sama mereka … asal jangan setiap hari, kan nanti rugi yang nraktir … dan yang ditraktir jadi gemuk, ya gak gaes?” kembali, Anti berbicara dengan nada satire sambil melirik dengan lirikan mengejek. Mangkok bakso yang isinya hampir habis, kuletakkan kembali karena hilang sudah selera. Yang lain tertawa saja, dikira dirinya sedang bercanda.
Hot Chapters