LOGINSejak awal pernikahan, Anita Malarisa harus mengurus sang mertua yang sudah sepuh, sedangkan suaminya bekerja di luar kota. Jadi, Anita baru dinyatakan hamil kala tahun kelima pernikahannya. Sayangnya, pernikahannya diuji kala sosok wanita masa lalu sang suami datang karena pria itu kini memiliki jabatan tinggi. Lantas bagaiamana nasib Anita selanjutnya?
View More"Menyerahlah, Dewa Iblis Gerbang Neraka!" teriak beberapa Immortal yang sedang mengepungnya di atas puncak pagoda di Negeri Han yang disebut Dunia Kultivator.
Dewa Iblis Gerbang Neraka ini tampak tenang menghadapi puluhan Immortal yang sedang mengeroyoknya ini. Walaupun tampak kelelahan di wajahnya, namun staminanya masih kuat untuk meladeni beberapa Immortal lagi.
"Aku salah apa terhadap kalian? Tiba-tiba kalian menyerangku tanpa alasan!" gerutu Dewa Iblis Gerbang Neraka ini.
Tampak di bawah pagoda, ribuan mayat bergelimpangan dari berbagai tingkatan Cultivator yang berusaha melenyapkan dirinya. Semua dunia bersatu melawannya, padahal dia tidak melakukan kesalahan dan kejahatan. Hanya karena kekhawatiran yang tidak beralasan membuat lima dunia ini memusuhinya.
"Tidak ada tempat lagi buatmu di Nirvana Surgawi ... kami tidak membutuhkan dirimu di sini!" kata Immortal ini sambil menyerangnya.
"Aku juga tidak memilih untuk berada di semesta ini ... terlalu banyak yang ambisius di semesta ini!" kata Dewa Iblis Gerbang Neraka ini sambil menggerakkan tangannya menghalau seluruh serangan Immortal ini.
Immortal Lou Jian yang menjadi pemimpin immortal ini paling bernafsu untuk menghabisinya.
"Kau tidak pantas untuk hidup di dunia ini, Dewa Iblis Gerbang Neraka! Bahkan kamu tidak boleh bereinkarnasi kembali!" seru Immortal Lou.
"Tubuh Bayangan!"
Immortal Lou Jian menjadi beberapa bayangan yang bisa sekaligus menyerang Dewa Iblis Gerbang Neraka ini. Serangannya sangat mematikan dan mengandung pukulan sinar tajam yang bisa melukai bahkan menebas tubuh dalam sekejab saja.
"Naga Iblis!"
Dewa Iblis Gerbang Neraka ini langsung mengeluarkan jurus andalannya yang bisa mengeluarkan Naga besar berwarna hitam yang berupa asap hitam yang bisa menjadi sosok naga utuh tapi bisa juga melebur menjadi asap hitam kembali.
Naga hitam ini langsung menyemburkan api hitam ke seluruh Immortal yang mengelilingi Dewa Iblis GerbangNeraka ini tanpa bisa dihindari oleh mereka. Immortal Lou Jian yang sedang menyerang Dewa Iblis ini langsung menghindar dengan cepat, dan lolos dari semburan api hitam ini.
"Dasar pengecut ... beraninya menggunakan ilmu magis! Mana ilmu bela dirimu Dewa Iblis!" ejek Immortal Lou ini.
"Ck! Bukannya dirimu juga menggunakan ilmu magis dengan menggandakan dirimu ...!" balas Dewa Iblis Gerbang Neraka ini.
Cuiih ...!
"Aku tidak takut padamu! Sebentar lagi bantuan akan datang dari empat negeri! Kamu tidak akan selamat ...!" seru Immortal Lou.
Lou Jian yang berteriak penuh keberanian itu tampak sedikit gemetaran dengan tatapan Dewa Iblis Gerbang Neraka yang seakan menembus tubuhnya. Dadanya terasa sesak oleh kekuatan yang tidak bisa dilihatnya yang terus menekan tubuhnya ini.
Kekuatan chi yang besar dari Dewa Iblis Gerbang Neraka terus menekan tubuh Immortal Lou.
"Aku tidak takut dengan ....."
Belum selesai Immortal ini menyelesaikan perkataannya, tubuhnya langsung meledak seakan ada kekuatan besar dari dalam tubuhnya yang hendak keluar ke alam bebas.
Betapa mengerikannya Dewa Iblis Gerbang Neraka ini. Hanya dengan tatapan matanya saja sanggup meledakkan Immortal yang hebat seperti Lou Jian.
Hufh!
Dewa Iblis Gerbang Neraka mulai kelelahan dengan semua pertarungan yang sudah dijalaninya berbulan-bulan tanpa henti. Dia tidak habis pikir dengan para Immortal ini yang rela berkorban untuk sesuatu yang tidak mereka pahami.
Puncaknya adalah dia berada di atas puncak bangunan pagoda yang besar, yang menjadi lambang kebesaran Kekaisaran Negeri Han yang merupakan Kekaisaran Dunia Kultivator.
Kultivator dan Immortal ini tidak memberinya waktu sedikitpun untuk beristirahat. Terpaksa dia harus membunuh semuanya karena keadaan yang memaksanya untuk melakukannya. Jika dia berbelas kasihan maka jiwanya yang terancam oleh kultivator haus darah ini. Para kultivator ini seakan sudah tidak bisa berpikir jernih, padahal tidak ada permusuhan antara dirinya dengan kultivator ini.
"Kalau tahu begini, lebih baik aku menjadi orang biasa saja," gumam Dewa Iblis Gerbang Neraka yang bernama asli Shin Kui Long. Namun dia lebih dikenal dengan nama Dewa Super Sakti di Jagad Persilatan.
Melihat Immortal Lou meledak begitu saja tanpa disentuh oleh Dewa Iblis Gerbang Neraka membuat Immortal dan Kultivator mundur teratur menunggu bantuan datang dari empat dunia yang sedang menuju Dunia Kultivator.
“Kita hanya perlu menjaga agar Dewa Super Sakti ini tidak melarikan diri ,... selebihnya kita serahkan kepada pendekar, dewa, iblis, dan naga untuk menentukan nasibnya. Kita sudah kehilangan banyak saudara hari ini!” ujar Immortal Lin Feng.Barisan Immortal dan Kultivator langsung mengurung Dewa Iblis Gerbang Neraka ini begitu Immortal Lin memberi perintah. Tapi mereka tidak melakukan gerakan apapun yang bisa mengancam jiwa mereka seperti yang dialami Immortal Lou Jian.Dewa Iblis Gerbang Neraka ini hanya bersantai dengan tenangnya sambil tersenyum, padahal keletihan sudah melandanya. Tidak ada jalan keluar baginya dengan banyaknya jagoan dunia persilatan mengepungnya. Hanya keajaiban yang bisa menyelamatkan dirinya dari kekacauan ini.“Bagaimana aku bisa melawan mereka semuanya dengan kondisiku yang sudah menurun ini? Keajaiban apa yang bisa menyelamatkan diriku kali ini?” gumamnya dalam hati sambil tertidur.Shin Kui Long yakin, tidak akan ada Immortal atau Kultivator yang berani menyerangnya walaupun dia dalam posisi duduk sambil tertidur.Dewa Super Sakti ini sudah pasrah dengan hidupnya, dan menyerahkan segalanya kepada alam semesta. Padahal dia tidak pernaah melakukan kesalahan apapun. Semua ini dicapainya dengan jalan yang benar, tapi kelima dunia ini malahan memusuhinya tanpa sebab.
*****
Nirvana Surgawi merupakan semesta yang penuh kekerasan yang seluruh penghuninya berjuang keras untuk menjadi Penguasa Jagad Persilatan, agar bisa dihormati oleh lima dunia yang berada di semesta ini.
Lima dunia ini adalah Negeri Qing dengan Dunia Pendekar, Negeri Han dengan Dunia Kultivator, Negeri Song dengan Dunia Dewa, Negeri Ming dengan Dunia Naga, dan Negeri Shu dengan Dunia Iblis.
Masing-masing dunia ini berdiri sendiri, dan mengaku sebagai yang terkuat di Jagad Persilatan. Tapi sayangnya yang menjadi Penguasa tertinggi Jagad Persilatan saat ini bukanlah berasal dari lima dunia tersebut.
Saat ini yang menjadi penguasa tertinggi Jagad Persilatan adalah seorang kultivator muda yang dikenal di Jagad persilatan sebagai Dewa Super Sakti atau Dewa Iblis Gerbang Neraka..
Banyak pendekar dan Immortal yang berusaha menantang Dewa Iblis Gerbang Neraka ini untuk merebut kembali gelar tertinggi Jagad Persilatan, namun tidak ada seorangpun yang berhasil menaklukannya.
Tidak ada yang tahu asal usul Dewa Iblis Gerbang Neraka yang tiba-tiba muncul di semesta Nirvana Surgawi dan menaklukan seluruh jagoan di semesta ini, yang membuatnya berada di tingkat teratas Jagad Persilatan. Bahkan nama aslinya saja hanya segelintir saja yang tahu, selebihnya dia lebih dikenal sebagai Dewa Super Sakti.
Kekuasaan Dewa Iblis Gerbang Neraka yang tidak tertandingi ini membuat gerah lima Kekaisaran Dunia, sehingga mereka berupaya untuk melenyapkan kultivator ini. Lima Kekaisaran dunia ini khawatir, suatu saat Dewa Iblis Gerbang Neraka ini akan berusaha menjadi Kaisar Utama dengan menguasai Lima Kekaisaran Dunia di Nirvana Surgawi.
Kaisar Negeri Han yang langsung mengambil inisiatif penyerangan terlebih dahulu tanpa menunggu bantuan dari dunia lainnya, karena kebetulan Dewa Iblis Gerbang Neraka sedang berada di Negeri Han. Selain itu, jika kemenangan diraihnya maka keempat Kekaisaran Dunia lainnya akan dipaksa untuk tunduk kepadanya
"Zaki antarkan saya pulang ke apartemen.""Sekarang?" tanya Zaki spontan. "Tahun depan, Zaki. Lagi pula kamu kenapa menatap saya seperti itu?""Ah tidak ada, Bos. Memangnya kenapa kok tumben mau pulang ke apartemen?""Kamu mulai kepo lagi?" Akhirnya Zaki terdiam. Ia tak lagi bertanya pada Lucas dan segera mengantarkan Lucas ke apartemennya. Begitu sampai di lobby, "apa kamu menempati apartemen pemberian saya?""Tentu dong, Bos. Dikasih fasilitas enak masa di sia-siakan.""Hmmm!" gumam Lucas. Kemudian dirinya segera berjalan lebih dulu. "Si Bos kenapa ya? Penampilannya kucel, kaya tidak memiliki semangat hidup saja. Dan tumben sekali berjauhan dengan Nyonya muda?" heran Zaki. Berbagai pertanyaan memenuhi pikiran Zaki, tapi dirinya tak mau ambil pusing. Ia lebih suka menghabiskan seluruh waktunya dengan wanita yang sudah menjadi istrinya saat ini. Sebelum masuk ke dalam kamar unitnya, Zaki melihat seorang pelayan membawakan banyak sekali jenis minuman beralkohol di depan pintu kam
Cekrek. Cekrek. Beberapa kali Sella mengabadikan momen Yuni dengan lelaki itu. "Akan aku pastikan adikku melihat dengan mata kepalanya sendiri, baca kelakuan istrinya itu."Yuni tersenyum bahagia, karena sebentar lagi dirinya akan sukses membuat dua orang yang pernah melukai hatinya akan segera hancur. Aku harus menghubungi Marwan," ucap Sella. Ia segera melakukan panggilan pada adiknya. "Hallo," sapa Sella setelah panggilan itu terhubung. "Hallo, Mbak. Apa benar ini kamu?" "Kamu pikir siapa?""Ya Allah Mbak selama ini dirimu kemana aja? Aku sudah mencari kamu kemana-mana tapi tak pernah ketemu."Sella sedikit terharu mendengar kekhawatiran sang adik, "terima kasih. Mbak hanya sedang sibuk akhir-akhir ini. Maafkan Mbak sudah membuatmu cemas.""Mbak dimana sekarang?""Aku baru kembali ke ibu kota. Apa bisa kita ketemuan?""Kenapa Mbak tidak datang langsung saja ke tempat aku?""Mungkin lain kali.""Yasudah tidak masalah. Mau ketemu dimana Mbak?"Sella segera menyebutkan alamatny
Hotel Kencana nomor 112 adalah kamar yang di tempati Sella saat ini, tapi rupanya di hotel yang sama juga seseorang sedang memandu kasih penuh kenikmatan. "Sayang bagaimana kalau kita jalan-jalan sebentar," ajak Yuni pada Damian. "Berikan servis terbaikmu dahulu. Apa pun yang kamu inginkan akan aku turutkan."Tanpa membantah lagi Yuni segera melancarkan aksinya. Sejak Leon dan Marvel masuk penjara, teman kencan Yuni satu-satunya hanya Damian. Terlebih sekarang Damian memiliki waktu lebih untuk bertemu Al meski tanpa sepenuhnya Marwan. Rasa sayang Damian pada Al begitu besar, tapi dirinya juga tak bisa meninggalkan Thalia karena semua aset kekayaan yang ia miliki berasal dari keluarga Thalia. Pria beristri dan perempuan memiliki suami, menjalani hubungan rumit sampai memiliki anak. Sungguh kisah cinta yang sangat di luar nalar. "Ahhhhh Yuniku! Kamu memang selalu memberikan servis terbaik," erang Damian di sela-sela Yuni menelan habis larva putih kental itu ke dalam mulutnya. "Ap
Tak ada pilihan untuk meredakan kemarahan Sella, Lucas milih untuk menuruti kemauan Sella dengan membawa kembali dirinya ke rumah yang ditinggali Anita. Sepanjang perjalanan jantung Lucas berdetak tak karuan. Meski dirinya marah pada Anita. Namun, untuk membawa gadis lain secara terang-terangan ia juga menjadi ketar ketir. "Babe," ucap Sella tiba-tiba. "Hmmm.""Sepertinya aku berubah pikiran.""Maksud kamu bagaimana?" Lucas menoleh ke samping. "Bagaimana kalau kamu belikan saja aku apartemen mewah?" Sella memberikan usul. "Kenapa begitu?" Lucas heran dengan permintaan Sella yang mendadak. "Hm! Setelah aku pikir-pikir kayanya bermain di belakang Anita lebih menyenangkan, dari pada bermain secara langsung.""Usul yang cerdas!" balas Lucas cepat. Sedetik kemudian jantungnya berpacu dengan normal kembali, ia lega dengan permintaan Sella. Lucas segera menghubungi Zaki untuk mempersiapkan satu unit apartemen mewah yang akan digunakan Sella. "Sedang di urus. Bagaimana kalau sementa
"Apa kamu ingin kita melakukannya lagi, Babe?" dengan lancang Sella membelai pipi Lucas. "Hentikan! Hapus video itu atau kamu akan menyesal.""Uhhh takut! Bagaimana kalau vidio itu sampai ke tangan Anita ya?""Itu tidak akan pernah terjadi!" Lucas mencekal dagu Sella. "Kamu takut, Babe? Bukan kan sema
Sepanjang malam Anita terjaga, berkali-kali dirinya menghubungi Lucas. Namun tak ada satu pun panggilan yang di jawab hingga sering telpon itu terjawab oleh oprator pertanda ponsel Lucas telah kehabisan batrei. "Kamu ada dimana Abang?" ucap Anita dengan lirih. Luka bekas operasi saja belum sembuh, t
Kekecewaan akibat kehilangan ternyata membuat Lucas benar-benar kehilangan arah hidupnya. Dari arah beberapa meter. Sella melihat Lucas berjalan memasuki Bar ternama di ibu kota. "Ini adalah kesempatan emas untuk aku memanfaatkan keadaan," gumam Sella. Dengan penuh semangat Sella keluar dari mobilny
"Masuk!" ucap Lucas dengan datar. Yang langsung berlalu. Dengan perasaan heran, pak Anang membuka pintu lebar mempersilakan Marwan untuk memasuki rumah mewah itu. Setelah diantarkan oleh pak Anang, akhirnya Marwan menginjakkan kaki juga di rumah mewah milik suami baru Anita. Ekor mat Marwan tidak be
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore