Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

Bila larut tiba wajahmu terbayang Kerinduan ini semakin dalam🎵 🎶Gemuruh ombak di Pantai Kuta Sejuk lembut angin di bukit Kintamani Gadis-gadis kecil menjajakan cincin Tak mampu mengusir kau yang manis🎵 🎶Bila saja kau ada di sampingku Sama-sama arungi danau biru Bila malam mata enggan terpejam Berbincang tentang bulan merah🎵 Du du du du du du Ho ho ho oh.....
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai pantun duka cita
Baca
+Pustaka
Cinta yang Telah Menjadi Abu

Cinta yang Telah Menjadi Abu

Aku berusaha bangkit dan duduk, lalu menatapnya dengan dingin. "Jerry, bukannya kamu merendahkanku karena keluargaku miskin? Grup Panjana yang kamu banggakan itu nggak lebih dari bengkel kecil yang bisa dibeli ayahku hanya dengan menjentikkan jarinya. Berhubung kamu sudah membakarku sekali, aku akan beri tahu kamu, suhu dalam tungku kremasi milik keluargaku seribu kali lipat lebih tinggi."
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai pantun duka cita
Baca
+Pustaka
Maafkan Aku Telah Mendua

Maafkan Aku Telah Mendua

“Aku rasa kita sudah impas, Wulan. Aku akan mencabut gugatanku dan melupakan semua. Sayangnya, kamu tidak bisa melakukan hal yang sama seperti aku.” Wulan belum menjawab, tapi wajahnya sudah meredup bahkan tatapan matanya tampak sayu. Dengan sendu Wulan menatap kaki kanannya yang kini dibabat perban. Pantas saja ia tidak bisa menggerakkan kakinya saat keluar dari mobil untuk menyelamatkan diri. Ternyata kakinya memang sudah patah dan membusuk hingga tak bisa diselamatkan. “Apa yang kamu tanam itu juga yang kamu tuai.” Suara Damar kembali berdengung di telinganya.
1058.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai pantun duka cita
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Irsaliena Liena
Suka banget, jln cerita mudah faham, jln cerita nya lumrah dalam hidup. Ada pasang surut, ada khilaf, ada yg bisa akur bersama semula. Ada yg enggak Pokoknya komunikasi dan saling merendahkan ego itu penting dalam hubungan. Terlepas dari mau kembali jalin hubungan atau enggak. Itu hal jodoh
pencinta novel
Wah ... makin ke sini makin seru. Jadi penasaran Damar ini sebenarnya baik atau jahat, sih. Masih abu2, nih? Btw, aku sih ngeship klo Aina balikan lagi ama Fakhri. Mereka kan masih sama cinta aslinya.
Baca Semua Ulasan
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Di pemakaman, ibuku duduk di baris pertama, menangis dalam diam. Mantan atasanku berjalan ke sisi ibuku. "Aku turut berduka cita." Ibuku mengusap air matanya, menatap dengan mata yang kehilangan cahaya. "Terima kasih sudah datang untuk mengantarnya." Atasanku melihat foto hitam putihku. "Sudah belasan tahun, nggak menyangka dia akan terlihat begitu tua."
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai pantun duka cita
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Panasmu hangat Marahmu cekat Umpatmu lezat Kutukmu nikmat Tuan menangis, aku teriris Tuan bersedih, aku merintih Tuan terluka, aku membela Tuan bersalah, kutetap cinta Memang, cinta segila ini Gila tergila semakin gila lalu menggila bersama-sama Cinta berharga Makna setia Mengubah ingin Berharap mungkin ~~~ Mohon maaf pabila selama ini saya ada salah-salah kata, sampai jumpa di kesempatan yang berbeda. Catatan terakhir : Pesona Senja _______________ Sebuah notifikasi messenger muncul beberapa belas menit setelah aku mengunggah puisi gila tersebut. Siapa lagi kalau bukan Kaffah, Si Bunglon tengil yang kini tengah melanjutkan studi magisternya di Australia.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai pantun duka cita
Baca
+Pustaka
Abang Ojek VS Ibu Polwan

Abang Ojek VS Ibu Polwan

“Iya, tapi bunyi pantunnya bagaimana?” Olive memandangi lagi plafon kamarnya. Ia mencari kata-kata supaya ia bisa membuat sebuah pantun yang berisi ucapan terima kasih. Seperti jamak diketahui orang, bahwa pantun itu terdiri dari dua komponen, yaitu sampiran dan isi. “Kalimat sampirannya bagaimana? Dan kalimat isinya bagaimana?” Olive terus mencari inspirasi di langit-langit kamarnya itu. Setelah berpikir keras, akhirnya sang Polwan ini pun mendapatkan kata awal untuk membuat pantun terima kasihnya.
9.447.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pantun duka cita
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Top Five vote 5/9/2023. 1.Produksidiperta 2.Agustian 3.Edy Suparman 4.Agustian Absyari 5.Awang Mulyadi. Terima kasih kk pmbaca utk votenya. Trrima kasih jg utk kk2 yg lain, yg tdk bisa sy tulis semua namanya di sini. Licin rejeki enteng jodoh sehat selalu dan dompetnya basah terusss.. amin.
Nia Ummi Hasan
baca novel burunan cinta Bu polwan ....kek nonton film ada debar2 kejutan, disetiap episode nya... tapi ada jengkelin SM Haikal ny yg lemot raih sinyal cinta nya olive... gue keplak tu kepala biar nyangkut sinyalnya
Baca Semua Ulasan
Cinta Kita Sudah Punah

Cinta Kita Sudah Punah

“Maafkan aku, sayang. Aku benar-benar nggak bermaksud begitu. Aku nggak ingin kamu mati. Aku benar-benar hanya khawatir kalau Anggi sedang dalam keadaan nggak sehat. Aku hanya menyelamatkannya sebelum aku menyelamatkanmu. Aku benar-benar nggak tahu kalau kamu akan mati.” Ferry menangis. Ingus dan air matanya keluar. Dia memandangi mayatku. "Sayang, jangan tidur lagi. Bangunlah. Ayo kita pulang. Kita nggak akan bercerai. Aku akan memperlakukanmu dengan baik ke depannya. Bangunlah dan lihatlah aku baik-baik." “Jangan pura-pura berdukacita. Airmatamu itu buaya. Kakakku sudah meninggal. Kamu dan wanita murahan itu bisa hidup bersama. Bukankah kamu sangat bahagia?"
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai pantun duka cita
Baca
+Pustaka
Suka Duka Ibu Tunggal

Suka Duka Ibu Tunggal

pintaku. Dia mengangguk, "Oke." Setelah keluar dari rumah sakit, aku menatap langit biru dan mengembuskan napas panjang. Akhirnya, aku berhasil menyelesaikan dendam yang telah kususun selama lebih dari setahun. Suamiku, apa kamu melihatnya? Saat itu, polisi wanita datang menghampiriku dan berkata bahwa Orlando telah dijatuhi hukuman mati.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai pantun duka cita
Baca
+Pustaka
Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu

Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu

Lalu, tawa lain pecah di antara ibu tiri dan ketiga anaknya. Kalimat Ibu Tiri bagai ribuan panah yang menusuk jantung Bang Fahri. Wajahnya yang tadinya marah dan malu, kini menunjukkan ekspresi yang benar-benar hancur. Bang Fahri terkejut, matanya membelalak, tidak menyangka akan mendengar hinaan sepedas dan serendah itu. Hinaan itu lebih menyakitkan daripada pukulan bertubi-tubi. Kata-kata Ibu Tiri menelanjangi kenyataan pahit: Bang Fahri dan keluarganya kini tak punya apa-apa, bahkan tempat tinggal.
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 782 kali sebagai pantun duka cita
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

Baik David maupun Tessa, tidak pernah mempermasalahkan tentang asal usul Cita, yang lahir karena sebuah “kesalahan” “Saya …” Tatapan Cita beralih pada Pandu, yang ternyata juga tengah menatapnya. Pria itu tampak kurang tidur, dengan kedua mata lelah yang tampak cekung. “Saya tetap mau cerai sama mas Pandu, secara baik-baik.” “Cita, pikirkan sekali lagi,” pinta David masih berusaha membuat keduanya rujuk. “Kamu siap menyandang status janda? Dan, menerima omongan miring dari orang?”
9.839.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pantun duka cita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status