Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
GEOVANE

GEOVANE

Jika ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi. Bila ada umur yang panjang, boleh kita berjumpa lagi. Itu adalah pantun lama yang tidak asing lagi di setiap telinga warga Indonesia. Alih-alih menutup sebuah pidato dengan kalimat perpisahan yang mengalami pembaruan, sebagian besar justru menggunakan kalimat itu secara berulang di setiap kesempatan.
2.4K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 95 veces como pantun kangen seseorang
Leer
+Biblioteca
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Pamanku yang satu ini mahir membuat pantun. “Bulan puasa memakan kurma. Satu butir untuk berdua. Yang menunggu lama-lama. akhirnya bersanding penuh bahagia.” “Eaaak,” sahut Can di depan paman kami berdua. “Langit membentang warnanya biru. Datang hujan menimpa batu. Selamat menempuh hidup baru. Semoga bahagia sepanjang waktu.” Aku tersenyum mendengar pantun pamanku.
1018.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 490 veces como pantun kangen seseorang
Leer
+Biblioteca
Suara Hati Adik Remaja

Suara Hati Adik Remaja

"Kamu gak kangen nih?" "Kangen, tapi keburu waktu" "Kamu pasti kangen belaian ku kan" "Ih apaan sih, kamu jablay yah?" "Kaya kamu gak jablay aja, kan kita kemarin lama gak bertemu" "Kamu tega gak kasih Khabar hiks hiks hiks" "Cup cup cup, sebenarnya aku sibuk juga di sana bantu paman aku sama sibuk tes, doain aja aku semoga lulus yah sayang"
4.2K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 112 veces como pantun kangen seseorang
Leer
+Biblioteca
Mimpi Cinderella

Mimpi Cinderella

) "Tadina sugan teh lain maneh. Sugan aya Kinara Ailani anu lain. Pas maneh nyaritakeun hobi, urang yakin eta maneh. Saha deui atuh anu resep nangkring di na tangkal kersen jeung beuki ngupil?" (Tadinya kukira bukan kamu. Mungkin ada Kinara Ailani yang lain. Pas kamu nyeritain hobi, aku yakin sekali jika itu kamu. Siapa lagi atuh yang suka nangkring di pohon kersen dan doyan ngupil?) Aduh, Ibu, bikin malu aja! Pak Mahendra tahu artinya, nggak, ya? Kenapa dia senyum-senyum? Aduh, Pak Maman ikutan senyum lagi. Sialan!
107.6K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 189 veces como pantun kangen seseorang
Leer
+Biblioteca
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Agar kuisi rumpang dalam tubuhmu Tidak apa dengan redup cahayanya Gulita lekas pergi dan mati Sampaikan pada surya agar menjelma tidak seperti jelaga Terang sinarnya berbinar dan menggelegar Bukan seperti kelabu awal resahku Diamku bergumam tentang rembulan dan rumpang Sampai kapan bertahan dengan cahaya yang remang Tak apa esok surya datang dengan silaunya Semuanya akan terlihat kembali saat rembulan selesai melerai Dan ragamu terlihat nyata seperti sediakala Tak ada lagi rumpang yang mengiang mengambang. Kutulis bait puisi itu demi menebus kejenuhan dalam kamar, entah kenapa sekarang aku sering merasa kangen pada sosok Kenzo. Duh, sejak kapan aku jadi bucin begini. [Hayo, lagi kangen ya?]
104.2K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 107 veces como pantun kangen seseorang
Leer
+Biblioteca
My Lover is Cheating

My Lover is Cheating

“Ikut!” “Ikut?” Aku mengulang kata-katanya sambil mengernyit. Dia mengangguk. “Ya, ayo. Kenapa malah bikin aku duduk di sini lagi? Jangan bilang kalau kamu mau kugendong, ya! Karena maaf, aku bukan Kang kuli panggul.” “Kang apa, dong?” godanya. “Kang cari jodoh!” ***
103.7K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 136 veces como pantun kangen seseorang
Leer
+Biblioteca
Magical!

Magical!

" Bernapaslah Hirup udara sesaki rongga dada Telan jerit hati Anda Sesap lagi kopi kedua Ranum rona surai jelanga Selang seling suara renjana Menutup harsa senja Dengan satu lagi cerita " ーOptimusrain. . . . ' Senyuman itu hanyalah menunda luka yang tak pernah kuduga '
102.0K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 45 veces como pantun kangen seseorang
Leer
+Biblioteca
Mabuk Janda

Mabuk Janda

ujarku “Iya Mas ibu juga, uhhh.” “Bu, sejujurnya saya kangen nakalin ibu lagi. Saya kangen jilatin liang ibu. Saya kangen hisap puting ibu. Saya kangen cupangin ibu lagi.” “Ahhh, Mas jangan ngomong kaya gitu. Nanti liang ibu makin gatel Mas, uhhhh ibu juga kangen dinakalin Mas.”
9.9208.8K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 6.9K veces como pantun kangen seseorang
Leer
+Biblioteca
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

"Oke...oke....sekarang giliran Amanda." "Aku juga tidak bisa." "Alah...ayolah Manda. Demi kita." "Baiklah." Amanda mulai berpikir sambil mencuri-curi pandang mereka. Lalu, ia menemukan pantunnya. "Berakit-rakit ke hulu...." "Cakep...." "Berenang-renang ke tepian...." "Cakep...." "Bersakit-sakit ke masa lalu...." "Cakep...." "Bersenang-senang ke masa depan...."
105.2K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 206 veces como pantun kangen seseorang
Leer
+Biblioteca
Gadis Kesayangan si Raja Neraka

Gadis Kesayangan si Raja Neraka

“Kangen semuanya. Kangen wajahmu. Kangen suaramu. Kangen cara kamu lihat aku.” Ia menelan napas. “Aku kangen tatapan manjamu. Baik sehari-hari… maupun saat cuma kita berdua.” Tangannya menggenggam tangan Anya. Anya menatap sentuhan itu. “Anya,” bisik Nares. “Apa kamu nggak kangen aku?” Mana mungkin nggak kangen… batin Anya. Melihat dua versi kecil darimu yang wajahnya hampir sama persis… bagaimana mungkin aku nggak kangen?
888 vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 20 veces como pantun kangen seseorang
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status