Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

kata Rani setelah Andre banyak menyanyikan lagu-lagu dari Jamrud "Oke, yuk nyanyi sama-sama," kata Andre sambil memetik gitarnya. 🎵🎵Ada pelangi ... di matamu🎶🎶 🎵🎵membuat diriku, mati tak bergerak ada pelangi🎶 🎵🎵di bola matamu, tuk bilang aku sayang padamu...🎶🎶
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 358 Times as pantun kpop
Read
+Library
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

Rambut hitamnya tergerai rapi, dan matanya memancarkan keteguhan yang aneh. "Halo, semuanya. Nama saya Anandia, saya baru pindah dari kota. Senang bisa bergabung di sini." Suaranya lembut tetapi penuh keyakinan. Bisik-bisik mulai terdengar di antara para siswa. "Anandia cantik banget, ya," ujar salah satu siswa perempuan. "Kayaknya dia tipe cewek pintar," timpal yang lain.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as pantun kpop
Read
+Library
Sampai Kau Ingat Aku

Sampai Kau Ingat Aku

Wajahnya yang mirip bintang drama Korea dengan gaya bicara tengil khas Betawi adalah kombinasi yang mematikan bagi kaum hawa. “Neng Zea,” ujar Bang Pay sambil mengedipkan sebelah mata, tawanya masih tersisa. “Nanti kita lanjut lagi pantunnya habis lagu ini. Sekarang Neng harus nyanyi dulu. Kalau enggak, nanti Abang bisa dipecat... rencana kita ke penghulu bisa batal!” Ujaran nakal itu disambut ledakan tawa yang memenuhi kafe. Suasana terasa begitu hangat, akrab, dan penuh keceriaan.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as pantun kpop
Read
+Library
Cintaku Tak Lekang Oleh Waktu

Cintaku Tak Lekang Oleh Waktu

Sahut Wulan. Gadis muda itu senyum-senyum sendiri membayangkan Kim Tae Hyung, personil dari boy band asal Korea Selatan. "Jalur langit! Iyo bener, aku kudu memikat mbak Hanna dengan jalur langit. Karena jalur darat, jalur laut dan jalur udara sudah dikuasai oleh bos Arsyad... Asemm tenan." gerutu Hendro, kesal.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as pantun kpop
Read
+Library
Hasrat Panas Paman Dingin

Hasrat Panas Paman Dingin

"Apa sih, mau kamu? Kalo mau berantem, sini satu lawan satu! Beraninya cuma adu mulut doang, dasar nenek lampir!" Emosi Karen sepertinya turut tersulut mendengar hinaan Viona. "Berantem sama lo? Haha! Sorry, kita nggak selevel." "Oh, iya. Kita emang nggak selevel. Kamu level nenek lampir, aku manusia. Manusia kan nggak bisa berantem sama nenek nenek lampir!" Viona menarik tangan Anin, yang hanya bisa pasrah mengikutinya. "Ayo, Anin. Kita bisa ketularan virus nenek lampir kalo diem di sini sama dia."
102.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as pantun kpop
Read
+Library
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

Ia tampak enggan membuat pantun juga tak pandai. "Hehe, tidak bisa," katanya menyengir. "Ah, tidak seru! Satu sajalah. Seorang pengacara masak tidak bisa pantun?" Alifa memaksa. Ketika dia menatap wajah Amanda antusias, dia menyadari bahwa dia membutuhkannya. "Baiklah." Ia terpekur sejenak dan mulai melontarkan pantunnya. "Satu...dua...tiga...adalah bilangan...."
105.3K viewsOngoingAdded to Library 195 Times as pantun kpop
Read
+Library
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Pamanku yang satu ini mahir membuat pantun. “Bulan puasa memakan kurma. Satu butir untuk berdua. Yang menunggu lama-lama. akhirnya bersanding penuh bahagia.” “Eaaak,” sahut Can di depan paman kami berdua. “Langit membentang warnanya biru. Datang hujan menimpa batu. Selamat menempuh hidup baru. Semoga bahagia sepanjang waktu.” Aku tersenyum mendengar pantun pamanku.
1018.4K viewsCompletedAdded to Library 441 Times as pantun kpop
Read
+Library
Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dokter Tampan Pemikat Wanita

Aku kira hanya angkatan 90-an yang masih doyan sama kartun lawas itu. "Jin maunya kalau pacaran pakai panggilan itu." Siapa lagi itu? "Jin? Jin ifrit?" "Jin BTS, Pak. Abra." Cubitannya kembali disarangkan pada pinggangku. Kalau dipikir lagi selera musik Nanda sepanjang berada di mobilku setiap disambungkan dengan ponselnya, jangan bilang .... "Idol Korea. Boyband." Bibirnya merengut maju saat aku memutar, menghadapinya sambil menekuk lutut biar sejajar dan memegangi kedua bahunya. "Kamu enggak tau?"
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 634 Times as pantun kpop
Read
+Library
Nasib Dikelilingi Tetangga Julid

Nasib Dikelilingi Tetangga Julid

"Beda, Kang! Opa itu kakek. Kalau Oppa itu artis-artis Korea yang di tv-tv itu, loh!" "Oh..! Saya kirain kakek-kakek!" Kang Parto nyengir. "Kalau sukanya sama yang kayak gitu, saya nyerah aja deh, Bu!" timpalnya lagi. "Iya 'lah, Kang! Nggak akan bisa menandingi mah, kalau saingannya oppa-oppa korea." "Nah ini, Kang! Punya saya berapa?" "Semuanya tiga puluh ribu, Bu!"
104.5K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as pantun kpop
Read
+Library
Kita Bertemu di Korea

Kita Bertemu di Korea

Tae Ho mempersilakan. Perlahan-lahan perempuan itu berdiri dan melangkah ke depan, diambilnya microphone yang diserahkan Tae Ho. Dia lalu mencari list lagu yang bisa dinyanyikannya, pilihan jatuh kepada lagu Park Shin Hye yang menjadi ost You’re Beautiful ‘Maldo Eopsi / Without Words’. Samiya suka dengan lagu ini, karena memiliki makna tersendiri baginya.
107.7K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as pantun kpop
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status