Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suami Tampan Tidak Menghasilkan Keturunan

Suami Tampan Tidak Menghasilkan Keturunan

Woro Supriyanto menasihati Pinto. Telunjuk Pinto menggaruk-garuk kepala. “Belajar semacam itu enggak berpengaruh ke Pinto. Pinto tetap paham sedikit. Mungkin Pinto harus makan daging kerbau dari pedalaman Afrika sama kangkung dari Pegunungan Himalaya.” Dia mengekeh. “Kamu jangan bercanda! Kamu harus serius! Harus melakukan anjuran Bapak!” semprot Yeni Supriyanto.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 86 Beses bilang pantun untuk belajar
Read
+Library
JATAH SUAMI ONLINE

JATAH SUAMI ONLINE

Rea dan Kinar beruntung memiliki ibu seperti Ratih yang masih sangat hafal dengan pelajaran sekolah, meski sudah belasan tahun yang lalu ia lulus sekolah. Ratih merogoh ponsel lalu mengambil foto kedua putrinya yang sedang belajar. Lantas ia mengunggah foto itu di story w******p dengan tulisan, “Belajar yang rajin, ya, Nak. Meski rangking di kelas tidak menjamin kehidupanmu nanti, tetapi jadikan prestasimu sebagai cerita berharga di hari tua nanti.“
105.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 108 Beses bilang pantun untuk belajar
Read
+Library
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Tatapan tajamnya langsung tertuju pada sosok Galang, membuat suasana jadi makin tegang, "Galang, kamu ini sudah kerjanya nggak becus, jadi mantu juga masih saja nggak becus!" Galang gemetaran, tanpa pikir panjang dia segera berlutut di lantai. Wajahnya terlihat sangat ketakutan dan penuh penyesalan saat memohon, "Ayah ... aku tahu aku salah. Tolong beri aku satu kesempatan untuk memperbaiki semuanya."
8.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 301 Beses bilang pantun untuk belajar
Read
+Library
SURGA YANG DIHADIRKAN

SURGA YANG DIHADIRKAN

abut [29]: 69). Kesembilan, kontinuitas dalam mengulang materi belajar. Seorang penuntut ilmu harus selalu mengulang pelajaran yang telah dipelajari. Hal itu bisa dilakukan pada awal ataupun akhir waktu malam, karena waktu-waktu tersebut adalah waktu yang berkah dan memudahkannya untuk konsentrasi belajar. Kesepuluh, bercita-cita luhur. Seorang penuntut ilmu harus memiliki cita-cita yang tinggi. Dikatakan, manusia itu terbang dengan cita-citanya, sebagaimana halnya burung terbang dengan sayapnya. Kesebelas, berusaha sekuat tenaga. Penuntut ilmu harus bersungguh-sungguh mencapai kesuksesan, dengan tak kenal berhenti, dengan cara menghayati keutamaan ilmu." "Terimah kasih ustad," kata beberapa
109.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 273 Beses bilang pantun untuk belajar
Read
+Library
Abang Ojek VS Ibu Polwan

Abang Ojek VS Ibu Polwan

Bab 140: Pantun Untuk Orang Sombong “Ikan betutu makan kedondong — Nah gitu dong!” Hekal tersenyum membaca pesan yang baru masuk dari Olive ini. Meskipun ia tidak memahami maksudnya, tetapi ia setuju kalau itu layak juga disebut sebagai pantun. “Bolehlah, boleh, hemm, lucu juga,” gumam Hekal yang masih berdiri sambil memegangi motornya.
9.447.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang pantun untuk belajar
Ipakita ang mga Review (18)
Read
+Library
Ayusqie
Top Five vote 5/9/2023. 1.Produksidiperta 2.Agustian 3.Edy Suparman 4.Agustian Absyari 5.Awang Mulyadi. Terima kasih kk pmbaca utk votenya. Trrima kasih jg utk kk2 yg lain, yg tdk bisa sy tulis semua namanya di sini. Licin rejeki enteng jodoh sehat selalu dan dompetnya basah terusss.. amin.
Nia Ummi Hasan
baca novel burunan cinta Bu polwan ....kek nonton film ada debar2 kejutan, disetiap episode nya... tapi ada jengkelin SM Haikal ny yg lemot raih sinyal cinta nya olive... gue keplak tu kepala biar nyangkut sinyalnya
Basahin ang Lahat ng Review
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

"Apa yang salah? Metode? Atau..." Anak pertama: (lewat) "Kek, mikir apa?" Guru Tampan: "Mikir... metode." Anak kedua: (lewat) "Metode apa, Kek?" Guru Tampan: "Metode belajar. Lo berdua... 3 bulan udah bisa nulis rapi. Latihan silat juga cepet." Anak pertama: "Iya, Kek. Di sekolah, Guru bilang, 'Yang penting konsisten. Gak usah ngebut.'"
298 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 6 Beses bilang pantun untuk belajar
Read
+Library
Perempuan Pemilik Hati Pak Lurah

Perempuan Pemilik Hati Pak Lurah

"Anak kecil, anak kecil terus. Aku udah gede, Mbak. Bentar lagi udah mau lulus! " "Ya makanya karena mau lulus, harusnya banyakin belajar buat ujian biar dapet nilai bagus. Bukan malah main pacaran kayak gini! " "Bosen belajar terus! " "Aku juga bosen berantem terus! " "Aaarghhh...!! " Kami saling melotot. Nafas memburu cepat, terhembus dengan ngos ngosan. Dada naik turun cepat, mengais oksigen agar paru paru yang sesak kembali bekerja dengan tenang.
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang pantun untuk belajar
Read
+Library
Tipu Daya Untuk Mendapatkan Ibuku

Tipu Daya Untuk Mendapatkan Ibuku

Wajahnya berseri-seri, seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Saat sarapan, Ibu terus mengambilkan lauk untukku. Aku benar-benar bingung, ibuku seolah-olah telah melupakan semuanya. "Jessie, makan yang banyak ya. Kamu jadi kurusan sejak kuliah," ucap Ibu sambil tersenyum. Aku hanya bisa menunduk, karena bayangan wajah Ibu semalam yang penuh gairah dan gerakan aneh masih membekas di kepalaku. Aku bahkan tidak berani menatap matanya.
3.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 100 Beses bilang pantun untuk belajar
Read
+Library
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

Tentang belajar. Tentang cukup. Ia mengambil kertas kosong. Bukan untuk papan. Tapi untuk dirinya sendiri. Ia mulai menulis. Bukan kalimat pendek seperti biasa. Tapi paragraf. Tentang hari pertama Sudut Napas. Tentang surat tanpa nama. Tentang rasa capek yang tidak bisa dijelaskan. Tentang belajar bilang “aku nggak bisa hari ini.”
1.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang pantun untuk belajar
Read
+Library
Kini, Aku Belajar Melepasmu

Kini, Aku Belajar Melepasmu

Vanya merasa tidak mampu mendidiknya, maka dia hanya bisa menyerahkan pendidikan anak itu kepada orang lain. Di panti asuhan, Haris belajar bersama anak-anak lainnya. Saat jam istirahat usai bermain, dia melihat Vanya tersenyum kepada setiap anak, bahkan membantu mengusap wajah dan tangan mereka yang kotor. Haris pun ikut mengantre, menunggu giliran agar Vanya mengusap tangannya. Akan tetapi, meskipun dia sudah menjulurkan tangannya cukup lama, Vanya justru melewatinya begitu saja dan beralih mengurus anak yang berada di belakangnya.
5.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 102 Beses bilang pantun untuk belajar
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status