Kelana Penyintas Waktu
Tubuhnya mengejang sembari menahan sakitnya pijatan lelaki tua berkemeja putih, yang tampak sangat tenang mengurut pasiennya yang tengah ngos-ngosan.
"Besok malam, pemijatan diulang," cakap Liao Bailey sembari membersihkan tangannya dengan tisu basah. "Besok pagi, larinya pelan saja, tapi jelaskan itu ke mentor, supaya dia mendampingimu," lanjutnya.
"Ya, Tuan ... ehm, Paman," cicit Gordon.
"Kapan kamu terkilir pertama?"
"Seminggu yang lalu."
"Harusnya langsung diurut. Tadi itu uratnya menggumpal."
Capítulos Populares