MALAM PERTAMA DENGAN BOCAH
"Kerja apa? Ini kan mahal, Bi."
"Aku boleh bilang? Tapi jangan marah ya. Tenang saja, uang ini halal kok."
Safira mengangguk antusias.
"Aku kerja di Cafe, Yang."
"Maksudnya jadi pelayan cafe?"
"Oh, bukan. Tapi part time menyanyi di sana."
"Menyanyi?"
"Iya, jual suara, demi kamu."
"Ih Abi, aku serius!"
"Iya, aku dua rius malah."