Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Seekor burung elang berbulu emas terbang mengitari wisma dan kemudian mendarat dengan mulus di lengannya. "Pergilah! Laporkan pada majikanmu dan jaga dia." Dengan lembut Chao Yun menggaruk Tengku burung itu. Seperti mengerti ucapan ketua pintu kematian kedua itu, sang elang emas mematuk lengannya dengan pelan kemudian kembali terbang. Melayang mengitari wisma sebentar kemudian terbang membumbung tinggi dan menghilang dari pandangan Ketua Chao Yun.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Si preman gempal menerjang dari titik buta, mengayunkan parang panjangnya lurus ke leher Elang. Napas Elang memburu. Jantungnya berdenyut sakit karena memompa darah terlalu cepat. Tubuh Elister menahan beban yang luar biasa. Elang tidak sempat menghindar sempurna. Dia mengangkat lengan kirinya untuk menangkis. SRET! Parang itu merobek lengan kemeja putih Elang dan menyayat dagingnya. Darah merah mengucur, bercampur dengan air hujan dan lumpur.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Kisah Para Penggetar Langit

Kisah Para Penggetar Langit

Terdengar suara kecil yang menusuk telinga. Ia tersenyum. Mungkin dalam hatinya, ia berkata, “Tunggu saja… Kau akan kaget nanti.” Tak berapa lama, di langit muncul puluhan burung elang yang besar. Dengan sebuah gerakan cepat, Cukat Tong mengangkat tangannya. Ada puluhan benang yang sangat tipis yang terulur ke atas, ke arah burung-burung itu. Ia menendang papan yang tadi dibawanya ke sungai.
9.959.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai paruh burung elang
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Dekapan Panas Empat Suami Binatang Perkasa

Dekapan Panas Empat Suami Binatang Perkasa

Dari arah langit, terlihat siluet burung besar mendekat. "Beastmen elang? Kenapa elang ada di Benua Shartia?" gumam Violet heran. Elang biasanya hidup di pegunungan tinggi di Benua Nalgath. Burung itu terus terbang mendekat, semakin jelas. Dan bayangan dari sayap besarnya mulai menutupi tubuh Violet. 'Tidak mungkin dia melihatku sampai sejauh ini,' pikir Violet gelisah.
1016.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 391 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Fennel buru-buru pergi ke arah di mana burung itu jatuh, dan kembali dengan cepat membawa burung besar berbulu coklat lebat, dengan paruh tajamnya yang melengkung. “Your Highness, sepertinya ini bukan burung elang, melainkan burung rajawali.” Lancient yang jadi penasaran, segera berlari menghampiri Fennel dan bertanya padanya, “Eh? Memangnya burung rajawali dan elang itu berbeda ya?”
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Elang Taraka: Lahirnya Pendekar Terhebat

Elang Taraka: Lahirnya Pendekar Terhebat

Burung rajawali raksasa terbang melayang di cakrawala berputar-putar di langit Kahuripan. Kepakan sayapnya menampar angin yang menciptakan deru yang berisik. “Kamu yakin ini Desa Kahuripan?” tanya Elang memastikan.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
GRESMORY : REVEAL THE FALSE HISTORY

GRESMORY : REVEAL THE FALSE HISTORY

Aku mengambil teh yang dia suguhkan, aku menyeduh sembari menatap keawan yang sangat indah. Ada sesuatu yang cukup membuatku terkejut. Sesuatu yang benar-benar membuat diriku takjub saat melihatnya. Seekor burung berukuran sangat besar, kira-kira seukuran manusia yang sedang terbang. Dia terbang dan berputar-putar diatas 200 meter dari atas atap rumah, beberapa kali terdengar suara siulan darinya. “ Rin, menurutmu burung elang apa yang sebesar itu.” Ucapku pada Rin sembari menunjuk kearah langit.
1014.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

“Itu nama burung itu. Parakohau adalah burung yang sangat langka di sini. Leluhur kami percaya bahwa kehadirannya adalah tanda keberkahan dan perlindungan.” Jun-ho menatap kembali ke tempat burung itu bertengger. “Kau tahu, Sinta, setiap kali aku datang ke tempat seperti ini bersamamu, aku merasa seolah-olah aku sedang menyaksikan sesuatu yang lebih dari sekadar keindahan alam. Ada makna yang lebih dalam.”
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Menentang Dunia

Menentang Dunia

Xieyun menanggil Yira ke tempatnya "Ada apa?" Tanya Yira yang dibalas dengan isyarat oleh Xieyun Yira terkejut melihat seekor burung Elang Angin Lima saya terluka parah, dilihat dari kondisinya tidak mungkin seorang manusia biasa yang melukainya. Yira mencoba mendekatinya, beteapa terkejutnya dia melihat tiga sayapnya telah dipotong. "Apa yang terjadi?" Yira bertanya asal karena sebenarnya dia tidak tahu burung itu mengerti atau tidak
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

Di punggungnya terdapat warna kebiruan seperti warna langit yang sangat mencolok. Bermata bulat hitam besar serta paruh melengkung layaknya elang, memiliki dua cakar sangat lebar yang jika cakar itu diayunkan, maka satu bukit besar pasti akan lenyap terkoyak dalam satu kali ayunan. Burung raksasa itu memekik sangat keras dan meluncur dengan kecepatan tinggi menuju kearah Lintang. “Sial, mengapa nasib kita selalu saja bertemu dengan hewan seperti ini?” umpat Lintang heran.
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status