Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mata Elang

Mata Elang

gumam Anthony ketika melihat mobil Jeep melaju kencang melewatinya. Anthony segera berlari menuju rumah, dia sangat kaget ketika melihat kandang ayam miliknya porak poranda. Telur ayam mereka pecahkan semua, dan semua ayam berhamburan ke jalan. “Bangsat!!! Mobil Jeep itu pasti pelakunya!!” umpat Anthony kesal.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
The Crown Prince's Fiancee

The Crown Prince's Fiancee

“Yang ini, ‘kan?” Ein menoleh pada Raeli. Gadis itu menyadarinya, ya? “Tuan, saya mau yang itu,” kata Raeli pada pemilik kios. Si pemilik kios kemudian tertawa sambil mengambilkan sangkar berisi burung yang dimaksud Raeli. “Anda pintar memilih, Nona. Ini Elang Verreaux’s. Saat dewasa bulunya akan jadi hitam.” “Hitam?” tanya Raeli untuk memastikan, kemudian ia melirik Ein.
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 452 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Seekor burung Merpati nampak terbang cepat, dari arah Marapat ke arah kotaraja Galuga. Entah kenapa mata Elang terus mengikuti arah terbang burung Merpati itu. Dan saat mata tajamnya melihat ke bawah, Degh..! Hati Elang berdesir aneh seketika. Disaat dia melihat sesosok tubuh bergerak keluar, dari barisan pasukkan. Lalu berlari searah dengan burung Merpati itu, menuju ke kotaraja Galuga. Merasa ada sesuatu yang aneh dan tak wajar ...
9.964.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Sekretaris Sang Presdir

Sekretaris Sang Presdir

Begitu katanya sebelum dia membuka kotak tersebut dan melihat sebuah kalung dengan liontin burung. “Burung?” Pijar tersenyum semakin lebar ketika menatap Elang. “Itu burung Elang, Sayang. Aku memesan dengan model elang yang feminim. Suka nggak?” Elang beranjak, berlutut di depan Pijar sebelum menarik kalung tersebut. “Aku pakein, ya.” Yang mendapatkan anggukan dari Pijar.
9.173.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

gerutu Eleanor yang merasa geli mengingat hewan yang paling dibencinya. "Eh, Elang mau pergi ke mana?" teriak Barlder saat melihat Elang yang bertengger itu langsung terbang ke depan. Terjadi kegaduhan di sana. Pekikan suara burung dan desis yang semakin terdengar jelas. Elang yang terbang tinggi dan turun dengan menukik. Dia melihat kerumunan tumpukan ular hitam bersisik memantulkan cahaya pelangi. Cakar dan paruh tajam dan kuat itu mengoyak dan mengambil banyak ular yang bisa elang itu bawa. Tiga orang yang cemas menunggu apa yang dilakukan sang elang. Barlder menyipitkan mata, Aloria terbelalak kaget. Eleanor terduduk lemas, ketika elang itu menjatuhkan mangsanya dihadapan mereka.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Raungan Kura-Kura Naga Pirus menyentakkan kesadaran Alex sesaat. Karena Di dunia nyata, sang pelayan setia itu kini sudah berada di ambang maut. Elang Prahara Langit telah meluncur turun seperti tombak hitam yang diselimuti petir merah pekat. CRASH! Cakar Elang itu menancap dalam ke daging lunak di leher Kura-Kura Naga Pirus yang tak lagi terlindungi cangkang. Yang membuat Cairan biru menyembur, mewarnai air danau.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Pendekar Golok Melasa Kepappang

Pendekar Golok Melasa Kepappang

Siang bergerak sore. Kawanan burung rangkong tak lagi terdengar berkaok di atas langit Kutaraja Minanga Tamwan. Tugasnya membelah angkasa telah digantikan kulik gagah burung elang yang tak lelah puluhan kali berputar mengincar mangsa. Di pepohonan rindang yang berjejer rapi di jalanan Minanga Tamwan, burung pipit berlompatan dari satu ranting ke ranting lainnya. Sungguh sebuah lukisan alam permai yang menggenapi keindahan Kutaraja Minanga Tamwan.
1019.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 716 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Tapi mereka tak tahu… bahwa Giri Amerta tak pernah benar-benar tidur. Saat barisan depan Surya Manggala mendekati parit luar, terdengar jerit tajam dari langit. "KREEAAHHHHH!" Seekor elang perang, terlatih untuk mengendus bau asing, melintas rendah dan mengitari tiga kali. Itu kode. Ki Ara, kepala pengawal timur, langsung bangkit dari tidurnya di menara. Ia tidak bertanya. Ia tahu ini bukan latihan.
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Lalu, sang burung elang dari kejauhan satang membawakan sebuah tempurung emas untuk digunakan sebagai mustika itu bersembunyi. Burung elang dengan bulu berwarna biru dan matanya yang kuning itu bertubuh hampir setinggi seekor domba. Kakinya sangat besar terlihat bersimbah darah bukti bahwa ia baru saja menyantap mangsanya. Erangan elang itu kelaur dari mulutnya dengna sangat kuat hingga snag mustika melayang dan tempurung emas itu mengelilinginya. Dengan sekejap mereka bersatu dan jatuh tepat di kedua telapak tangan Angi.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
NAYARA And the Lost of Naga Sasra

NAYARA And the Lost of Naga Sasra

Konon burung enggang adalah penjelmaan dari Panglima Burung yang hanya hadir pada saat perang. Pada deret berikutnya, dua pasang elang berbadan besar dengan rentang sayap yang panjang terlihat gagah. Kepalanya yang berwarna coklat kemerahan dengan jambul tinggi menonjol, serta tengkuk coklat keemasan menyerupai burung elang endemik pulau Jawa yang perkasa. Di barisan belakang makhluk-makhluk kecil serupa tawon ndas yang memiliki racun sengat mematikan, membuat suara dengungan dari sayap mereka yang bergerak cepat secara bersamaan.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai paruh burung elang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status