Pusaka Idaman Gadis Desa
adu Pak Slamet, matanya berkaca-catch penuh kepanikan.
"Lho, kok bisa habis? Ini kan masih pagi, Pak? Biasanya jam segini pasar baru mulai ramai," tukas Silvi, mengernyitkan dahi keheranan.
"Bukan habis karena dibeli warga biasa, Mbak Silvi! Semuanya... semua beras, minyak goreng, telur, sampai sayur-mayur di dalam pasar, sudah diborong habis oleh orang tidak dikenal!" jelas Pak Slamet, memukul lututnya sendiri dengan frustrasi.