Sistem Aura (Infinity)
Kemudian ia bergegas melanjutkan lagi usahanya di luar.
Ia menaiki kereta kuda umum, dan empat puluh menitan tiba pada pasar Anggum (pasar dengan tipe campuran, yang artinya kalangan Auranias maupun non-Auranias berbarengan melakukan kegiatan ekonomi di sini). Menyusuri pasar yang tidak begitu ramai di jam empat sore. Pasar dengan beberapa deret ruko atau lapak yang tersaji rapi di sisi jalan, serba warna hitam-putih atau kelabu, dengan jalanan bebatuan yang sedikit kotor oleh ceceran salju dan dingin. Beragam produk terbaik dijajakan oleh para pedagang sampai beberapa diantara mereka berteriak-teriak hanya demi mengejar satu kata; 'laris'.