Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Warisan Darah Langit

Warisan Darah Langit

Tatapan mereka serakah. "Maaf ya, Nak. Nyawamu rezeki kami!" teriak si Raksasa Palu, menerjang maju. Aksara tidak bergerak. Ia berdiri dengan tangan tergantung santai. Saat palu raksasa itu turun untuk meremukkan kepalanya, Aksara mengangkat tangan kanannya. Ia menangkap kepala palu itu. BAAAM! Tanah di sekitar kaki Aksara retak, tapi tubuhnya tidak bergeming satu inci pun. Tangan kanannya yang masih terbungkus lengan jubah menahan beban ribuan kati itu dengan mudah.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as paus raksasa
Read
+Library
Bareksa

Bareksa

Nala merogoh buku dari dalam tasnya. "Idih, jangan buru-buru dong," Padma merajuk lagi. "Aku ada kejutan nih buat kalian!" Dia meraih sebuah kotak seukuran bantal bayi yang terbungkus oleh plastik hitam. Dengan antusias dan tergesa-gesa, Padma merobek-robek bungkusnya. Isinya sungguh di luar perkiraan Nala: satu set lightstick dan miniatur personel grup penyanyi laki-laki dari negeri gingseng.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as paus raksasa
Read
+Library
Pengendali Sistem Terkuat

Pengendali Sistem Terkuat

Mendadak, suara isakan parau yang amat menggelegar memecah keheningan. Martis dan kedua anak kecil itu menoleh secara serentak, dan seketika itu juga terbelalak kaget. Estias dan Brakas, dua raksasa setinggi tiga setengah meter yang sanggup meremukkan gunung dengan sekali pukulan itu kini sedang menangis histeris. Air mata raksasa seukuran buah kelapa bercucuran deras melintasi kulit batu dan perunggu mereka, membasahi rumput di sekeliling hingga membentuk genangan air kecil!
9.7110.2K viewsOngoingAdded to Library 3.7K Times as paus raksasa
Read
+Library
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

"Telan!" Cahaya putih yang lenyap itu kembali berkumpul di atas kepala Luther, berubah menjadi bayangan paus putih raksasa. Kali ini ukurannya beberapa kali lebih besar, bahkan mulutnya menganga lebar. Pusaran hitam di dalamnya berputar semakin cepat dan menyemburkan daya isap yang jauh melampaui tadi. Panggung pedang di bawah kaki Luther berguncang hebat. Pilar-pilar pedang di sekitarnya mulai retak, bahkan ujung jubahnya pun tersedot kencang hingga berkibar keras.
8.83.6M viewsCompletedAdded to Library 109.1K Times as paus raksasa
Show Reviews (736)
Read
+Library
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
TULANG SUCI NAGA ABADI

TULANG SUCI NAGA ABADI

Keduanya melangkah perlahan melewati ambang gerbang batu. “Berhenti di sana.” Suara itu dalam. Serak. Seperti batu digerus kasar. Langkah berat menggema dari dalam kegelapan aula utama. Bayangan besar perlahan muncul di bawah cahaya matahari yang merayap dari celah atap. Dari pintu utama, muncul sesosok pria raksasa. Tubuhnya setinggi dua puluh kaki lebih, jauh melampaui tinggi manusia biasa. Wajahnya penuh dengan jenggot keperakan yang tebal, mencuat seperti kawat logam, dan mata hitamnya dalam dan dingin.
1015.5K viewsOngoingAdded to Library 433 Times as paus raksasa
Read
+Library
Sang Penguasa Dunia

Sang Penguasa Dunia

"Malik benar. Sadewa, coba tunjukkan pada kami kantor itu sedekat yang kamu bisa." Sadewa langsung menuruti perintah Ahmad. Dia mengeluarkan kotak kecil dari sakunya. Kotak itu berisi dua buah bola. Saat diletakkan, salah satu bola itu memancarkan citra gambar tiga dimensi sedangkan yang lain menampilkan proyeksi dari papan kunci. Sadewa kemudian mengetikkan sesuatu pada papan kunci, sampai akhirnya citra bola satunya menampilkan gambar sebuah kota lalu terus membesar sampai muncul gedung pencakar langit. Kantor pusat perusahaan Richard. "Hanya sampai sini yang bisa aku tunjukkan pada kalian." kata Sadewa.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as paus raksasa
Read
+Library
PENDEKAR PENGUASA BUMI

PENDEKAR PENGUASA BUMI

Ia adalah korban dari ketidakseimbangan, bukan penyebabnya. Tubuh Aksara mulai memancarkan cahaya yang lebih terang dari sebelumnya, cahaya yang memadukan semua warna pelangi. Sisik-sisik emasnya berkilauan seperti galaksi, tanduk naga tumbuh lebih besar dan bercabang, dan sayap naga membentang luas, mampu menutupi seluruh Dimensi Ketiadaan. Ia adalah naga emas raksasa, memancarkan aura kosmik yang kuat, aura yang mampu membakar kegelapan, dan menciptakan kehidupan. Kekuatannya telah mencapai Tahap Penciptaan tingkat puncak yang stabil, dan ia telah melampaui batas-batas kultivasi biasa, mencapai tingkat entitas kosmik sejati.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 23 Times as paus raksasa
Read
+Library
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Api unggun raksasa dinyalakan di tengah alun-alun, menghangatkan malam dan memberikan cahaya terang yang membumbung ke langit. Para rakyat bersorak gembira, menikmati pesta yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Makanan dan minuman terbaik disajikan melimpah ruah, dan tak ada yang pulang dengan tangan kosong. Hadiah-hadiah kecil diberikan kepada semua orang sebagai tanda terima kasih dari raja atas kebahagiaan yang ia rasakan.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as paus raksasa
Read
+Library
Patah

Patah

GIMANA proposal lu?” tanya Gia ketika Nayara masuk dan langsung rebah di ranjangnya dengan muka lusuh tertekuk-tekuk. “Papyrus nggak mau ngeluarin data kalau belum ada izin dari big boss,” jawabnya menggerutu. “Kan tinggal minta sama Pak Wirya aja.” “Itu boss Papyrus. I said big boss, founder Sastra MediaNesia. Manggala Abipraya Sastradinata.”
1028.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as paus raksasa
Read
+Library
Merayu Kaisar Tua

Merayu Kaisar Tua

Tanya Tuan Gao dengan hati hati. Ia memikirkan kembali semua yang telah ia lakukan seumur hidup, namun ia tidak menemukan satu hal pun yang mampu menyinggung orang sebesar Tuan Gao. Menghadapi raksasa Kekaisaran tersebut, Tuan Gao tidak menyadari kesalahan apa yang telah ia lakukan.
9.614.0K viewsOngoingAdded to Library 321 Times as paus raksasa
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status