Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

“Lepasin dia!” Bukan itu bukan Beni, melainkan seorang pedagang siomai. Tangannya memegang sebilah pisau. Ia tidak sendiri, melainkan bersama beberapa pedagang lain yang merasa terganggu. Ada yang bersenjatakan penggiling adonan, panci penggorengan, dan sebagainya. “AHA…HA...HA!” Pria itu terbahak-bahak melihat mereka. Lalu ia mengeluarkan sesuatu dari balik jas, dan mengokangnya. Ceklek! Beceng G2 Elite kaliber 9 mm.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai pekik
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan Kecilku

Kebahagiaan Kecilku

Keduanya tengah bersantai di depan mini market yang ditemani dengan indahnya sinarnya rembulan dimalam hari. "Kamu kenapa gak mau jadi asistennya Pak Kendrick? Kan bukannya enak yah? Gaji kamu lebih gede dari para karyawan lain yang udah kerja dua tahun di sana loh!" tutur Jennie yang tak habis pikir dengan sikap temannya itu yang malah menjadi galau berlebihan.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai pekik
Baca
+Pustaka
Asmara Ghina

Asmara Ghina

pekik Ghina. "Dasar Andi!"
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai pekik
Baca
+Pustaka
Cinta Perlahan Sang Pengacara

Cinta Perlahan Sang Pengacara

"Wah ide bagus. Apalagi?" "Smoothies?" "Bisa dicoba, sekalian tambah protein shake untuk yang suka ngegym." Petite Peaks belum resmi dibuka, tapi tempat itu selalu ramai didatangi oleh para fans Chef Gun yang terlampau antusias. Lihat saja, pemilknya bahkan masih bimbang memilih menu. Namun orang-orang di luar sudah berekspektasi tinggi. Bagi Kalina sendiri, dari beberapa roti yang disajikan Kak Mita semuanya enak. Tidak ada yang gagal. Plus gratis.
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 559 kali sebagai pekik
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Lestia
sebenarnya walaupun Author bikin cerita chef galak itu mantan pacarku dengan pov chef Gun tetap aku baca Thor. Dulu berharap ada pov dari Gun waktu beberapa bab tapi keburu tamat. sampai sekarang masih kebayang-bayang chef Gun sama Paramitha
Icank Hanafi
slalu bagus tiap bikin cerita alurnya simpel ga bertele2 ga diulang2, tiap bab slalu ada kejutan klo bs kasih bintang 100 gw kasih deh thor yg blom baca wajib baca, nyesel ga baca.. next baca kisah hiro n naga
Baca Semua Ulasan
Lika-liku Cinta Terlarang

Lika-liku Cinta Terlarang

“Oukh, Ten pepekmu memang enak sayang, oukhh, Ten aku suka sekali, oukhh, oukhh,” “Pak, buruan keluarkan, ah, ah, ah, Pak, ssshhh, oukhh, emhh, oukhh,” “Kenapa mau buru-buru sayang, pepekmu ini enak sekali, aku pengen genjot lama, oukhh, ah.” “Nanti Bu Amina bangun, Pak,”
1030.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pekik
Baca
+Pustaka
Pertalian Sejak Kecil

Pertalian Sejak Kecil

Meja sudah lengkap dengan buah-buahan, permen, teh, bahkan anjing kecil Asterius pun dipakaikan baju merah terang. Sementara itu, Asterius berdiri di depan cermin, berkali-kali memastikan dirinya tampak sempurna. Lucunya? Tadi malam kami masih bercinta dengan penuh gairah, dia bahkan mencium tanda lahir merah di pinggangku dengan penuh perasaan. Ironinya? Celana dalam yang dia pakai sekarang pun ... aku yang belikan.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai pekik
Baca
+Pustaka
Giok Langit

Giok Langit

Kakinya menggesek genteng terlalu keras—terlalu keras bagi telinga tajam Pek Sian. Gesekan kecil itu sudah cukup bagi Pek Sian untuk melompat keluar melalui jendela dan menerjang atap. “Penguntit!” Terdengar dentuman teredam sebelum salah satu bayangan terlontar ke taman gelap. Itu adalah tubuh Pek Sian sendiri. “Siapa kau?” Pek Sian memandang ke puncak pondok yang masih menjadi tempat berdiri Long Wei. Perlahan dia mengeluarkan senjatanya yaitu sebuah pedang.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai pekik
Baca
+Pustaka
TERIKAT PERJODOHAN

TERIKAT PERJODOHAN

Annyeong 👋 Ada yang nungguin Babang Niel sama Mbak Zeu update nggak ya?
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai pekik
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

Hampir 2 minggu Vanya sudah menyesuaikan diri di kota Madiun, ketika dia bangun pagi di kamar kos selalu melihat antrean cukup panjang di depan gerbang untuk membeli nasi pecel. Kebetulan ibu kosnya menjual sarapan di pagi hari, Vanya bangun dan segera mencuci muka untuk ikut mengantre membeli sarapan. “Bu, saya nasi pecel satu pincuk ya,” ucap Vanya sambil tersenyum. Satu pincuk itu sebutan untuk alas pembungkus nasi pecel yang berasal dari daun pisang, kalau makan di tempat daun pisang bagian ujung atas dilipat kecil menyerupai trompet.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai pekik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status