Hari-hari Dimanjakan Paman
Kalana tertawa liar dan berkata, "Aku nggak lelah! Kenapa aku merasa lelah? Selama bisa menahan Agam selalu berada di sisiku, aku bersedia mempertaruhkan segalanya karena aku mencintainya!"
Pamela menggelengkan kepalanya dan berkata, "Nggak, apa yang kamu lakukan ini nggak bisa dinamakan cinta!"
Kalana tidak terima, dia berkata, "Kalau ini bukan cinta, apa itu cinta? Nggak ada seorang pun yang lebih mencintai Agam dibandingkan aku, termasuk kamu!"
Pamela menatap wanita di hadapannya dengan tatapan seperti sedang menatap orang gila, "Itu bukan cinta, melainkan tindakan gila!"
Hot Chapters