Pesona Presdir Posesif
Senyum mahal Riel terbit, “Aku harap, caraku untuk mencintaimu, tidak berakhir menyakitimu, Lilia.”
Sebelum lampu jalan berubah menjadi hijau, Riel menyempatkan untuk mendaratkan kecupan hangat di tangan Lilia yang dia genggam.
Sontak Lilia terkejut. Namun, diam-diam perasaannya dibuat menghangat.
Lilia hanya bisa membatin, ‘Sepertinya aku ingin meralat satu hari yang kuminta tadi dengan durasi seumur hidup, tolong cintai aku, Iyel!’
Hot Chapters