Mengandung Anak Majikan
Nyonya Hapsari menunjuk sudut dinding dekat kulkas, untuk memberi tahu Shafira tempat ia harus berdiri menunggu perintah sang majikan.
"Ba ... Baik, Nyonya," jawab Shafira menunduk dalam, merasakan nyeri yang sangat dihatinya.
Mata Mbok Jum mulai berembun, saat dilihatnya Shafira diperlakukan benar-benar sebagai pembantu, bukan sebagai seorang menantu. Seketika itu, terbitlah penyesalan di hatinya.