Terjerat Pesona Kakak Tiriku
batin Adnessa menebak-nebak, merasa bersalah.
Revan tersenyum tipis, ia mengangguk pelan sambil menatap ke arah Adnessa, matanya menunjukkan kesedihan yang mendalam. "Saya melihatnya," terdengar sedikit kekecewaan yang bercampur dengan nada pasrah dari suara Revan. "Tapi kalian tenang saja. Saya sadar, kita tidak bisa memilih untuk meletakkan perasaan… Saya memahami situasi kalian," ucap Revan dengan nada yang lebih serius. Ia menghela napas panjang, mengumpulkan keberanian untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya ia rasakan. "Tapi… Izinkan saya untuk mencintai kamu juga," ucap Revan dengan suara yang lembut namun tegas, matanya menatap Adnessa dengan penuh harap. "Saya tahu, kamu sudah bersa
Bab Populer