Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Pilihan Ibu

Istri Pilihan Ibu

Pikir Sadewa. Bisa jadi ini adalah permintaan terakhir ibunya sebelum pergi menghadap Sang Pencipta. Tentunya sebagai anak yang berbakti ia ingin melihat ibunya pergi dengan tenang. Ia pun tidak ingin didera penyesalan di kemudian hari bila tidak patuh kepada ibunya.
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai pemuas ibu ibu
Baca
+Pustaka
Dipoligami Karna Tak Kunjung Hamil

Dipoligami Karna Tak Kunjung Hamil

Ucap ibu-ibu gamis biru tua. Bu Fatimah tersenyum. "Iya, nih. Semoga anaknya bisa menjadi Kyai yang terkenal ya, Bu." Imbuh ibu-ibu gamis hitam. "Iya, ya. Sudah ganteng, menjadi Kyai pula. Aduh, menantu idaman sekali itu." Sahut Ibu-Ibu gamis orange. "Alhamdulillah, mohon do'a nya yang terbaik ya, Ibu-Ibu. Ayo dilanjutkan kembali makannya." Jawab Bu Fatimah.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai pemuas ibu ibu
Baca
+Pustaka
Pembalasan Seorang Ibu

Pembalasan Seorang Ibu

Nea, putriku . Ibu sangat merindukanmu ....
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai pemuas ibu ibu
Baca
+Pustaka
Kelakuan Papa Mertua

Kelakuan Papa Mertua

jawab Ibu tidak menyambung. Riana meringis. Begitulah perempuan yang melahirkannya itu. Suka pamer, setiap ada kesempatan pasti berusaha menunjukkan sesuatu. Sewaktu mereka dalam keadaan kekurangan saja suka memanasi orang, apalagi sekarang? Mata ibu itu, dan ibu-ibu yang lain juga, membulat tidak percaya. “Rejeki kamu bagus banget ya, Ri. Bisa sampai dapat mertua segitu sayangnya sama kamu,” ceplos seorang ibu yang Riana kenal.
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 690 kali sebagai pemuas ibu ibu
Baca
+Pustaka
KEPINCUT CINTA IDOLA

KEPINCUT CINTA IDOLA

IBU (“Ibu penasaran sama keadaan Samudra. Dia itu kenapa? Galau kenapa? Kenapa sampai give away cincin yang jelas-jelas itu buat perempuan? Dia ada masalah sama pacarnya atau apa?” (“Maaf ya, Nami … kamu harus nyimak kekhawatiran ibu yang berlebihan. Sudah makan siang, Nak? Mau ibu kirimin sayur asem, oseng udang pedas, sama sambel liwet?”)
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai pemuas ibu ibu
Baca
+Pustaka
SUAMIKU KEKASIH IBUKU

SUAMIKU KEKASIH IBUKU

Turun dari musholla, ibu-ibu berdatangan mengantar anaknya mengaji. "Permisi, Bu, mau tisu? Sepuluh ribu aja." Seorang ibu yang baru duduk, menatapnya sebentar, lalu tersenyum. "Boleh, Mbak. Saya beli dua. Buat di rumah." "Terima kasih banyak, Bu. Semoga rezeki Ibu lancar."
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai pemuas ibu ibu
Baca
+Pustaka
Mendadak jadi Ibu

Mendadak jadi Ibu

Semua orang mendukung apa yang disampaikan Sabrina barusan, mereka juga mengklaim jika sekarang banyak ibu-ibu yang tak mengurus anaknya bahkan ada yang mengandalkan baby sister saja. "Terima kasih perhatiannya, saya pamit dulu karena putri saya sudah kelelahan. Permisi." Sabrina pergi begitu saja, meninggalkan Selly dengan gunjingan dari para mama yang masih memandanginya. Darahnya mendidih, ia merasa terhina dan sangat-sangat terhina dengan keberanian Sabrina. "Gue bakal balas loe, gue bakal pastiin loe menderita lebih jauh daripada ini," batinnya begitu murka.
9.9379.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.0K kali sebagai pemuas ibu ibu
Baca
+Pustaka
Ibu Pengganti untuk Bayi Bapak Kos

Ibu Pengganti untuk Bayi Bapak Kos

Tuh, Neng. Senyuman Eva merekah ketika layar ponsel menampilkan Arumi yang sedang berusaha memasang donat susunnya. Eva selalu merasa bangga tiap kali melihat tumbuh kembang Arumi. Mungkin itulah yang dirasakan oleh semua ibu di dunia ini. Sekecil apapun pencapaian si anak, tentu terasa hebat di mata seorang ibu. 'Mau bicara, Neng?' tanya Bu Siti ketika melihat Eva hanya diam memandangi Arumi.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai pemuas ibu ibu
Baca
+Pustaka
Pemuas Hasrat Sang Presdir

Pemuas Hasrat Sang Presdir

gumamnya lirih. Tiba-tiba, seorang wanita paruh baya yang duduk di sampingnya tersenyum. "Kehamilan pertama, ya, Nyonya?" Gilea terkejut, lalu mengangguk kaku. "Iya." "Wajar merasa lelah dan... bingung," lanjut wanita itu dengan bijak. "Terutama dengan perubahan emosi. Suami nyonya tampak sangat perhatian. Itu berkah yang besar."
1037.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 924 kali sebagai pemuas ibu ibu
Baca
+Pustaka
PELANGI JIWA

PELANGI JIWA

REUNI DI RUMAH IBU Ibu adalah sosok wanita yang sangat kuat, sederhana, dan mandiri. Beliau tinggal dalam kesederhanaan, seperti yang diajarkannya pada kami. Selama ini, ibu tidak pernah mengeluh sakit yang sangat berat. Ibu selalu sehat. Apabila ada keluhan itu adalah wajar. Ibu biasa mengeluh pusing, atau kembung di perut seperti keluhan sakit maag pada umumnya. Walau biasanya mengeluh pusing, tapi ibu tidak pernah bolos kerja. Selama ibu masih kuat berjalan dan berdiri pasti ibu akan berangkat kerja. Karena menurut ibu, pekerjaan yang sudah di jalani selama ini adalah merupakan tanggung jawab yang harus di laksanakan.
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai pemuas ibu ibu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status