Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dimanja Suami Kontrakku

Dimanja Suami Kontrakku

Tatapan seorang ibu yang sedang menahan banyak hal, ada bangga, lega, takut, dan cinta yang terlalu penuh untuk dimasukkan ke satu kalimat. “Kamu enggak kecapean, kan?” tanyanya akhirnya, lembut. “Enggak, Ma,” jawab Anita jujur. “Aku malah … kenyang sama rasa bahagia.” Mama Ayara tersenyum—senyum yang tidak lagi cerewet, tidak lagi mengatur. Lalu, tanpa aba-aba, ia memeluk Anita. Pelukan ibu mertua yang kali ini terasa seperti pelukan ibu kandung—erat, protektif, dan penuh restu.
1041.2K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as pemuas ibu ibu
Read
+Library
Menjadi Ibu Susu

Menjadi Ibu Susu

["Ngapain ngintip? Masih lebih keren lagi suami aku." Balas Ros ditambahi emot gambar hati. ["Papa gak tenang nih. Apalagi tadi Bik Momo bilang perutnya gak kayak badut."] Ros kembali tergelak. Pikirannya melayang pada perut buncit suaminya yang semok nan manja, dan selalu saja beradu dengan perutnya yang mulai membuncit. ["Jadi Papa tersinggung? Percaya diri saja, Sayaang. Mama ikhlas kok, perut Papa gendut gitu."]
9.834.5K viewsCompletedAdded to Library 931 Times as pemuas ibu ibu
Read
+Library
Ibu untuk Anakku

Ibu untuk Anakku

Mama yang sedang menonton menjadi senang dengan kedatangan Maya. "Mama, apa kabar?" Pertanyaan basa-basi Maya. Maya memang diminta mama untuk memanggilnya 'mama' seperti Naya, kakaknya. "Alhamdulillah, baik. Kamu tambah cantik, aja," puji mama. "Mama bisa, aja," jawab Maya tersipu malu. "Loh, emang kamu cantik kok, kelihatan muda lagi, nggak ada yang nyangka kalau kamu udah punya anak tiga," puji mama lagi, semakin membuat Maya besar kepala.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as pemuas ibu ibu
Read
+Library
Aku Hanya Ibu Untuk Anak-Anakmu Bukan Istrimu

Aku Hanya Ibu Untuk Anak-Anakmu Bukan Istrimu

Mendadak sangat takut kehilangan apa yang baru saja kudapat dalam genggaman. “Mai, saya nggak mau mereka kecewa dikemudian hari. Seorang ibu bukan hanya untuk sementara waktu tapi selamanya.” Senyap lagi. Sama-sama tenggelam dalam riuh pikiran masing-masing. Perlahan kurasakan sesak yang menggumpal menyumbat di pangkal leher. “Lalu apa yang harus saya lakukan untuk bisa memiliki mereka selamanya?” “Saya rasa kamu sudah tahu jawabannya, Mai?”
4.1K viewsOngoingAdded to Library 161 Times as pemuas ibu ibu
Read
+Library
Aku bukan Pemuas Hasrat

Aku bukan Pemuas Hasrat

Ucap Eddith sembari menunjukkan beberapa binatang peliharaannya. "Bibi susah sangat baik pada kami, kamu dapat menerima pendidikan yang layak semua karena bantuan bibi, kami selalu berdoa untuk kebahagiaan bibi, dengan apapun pilihan bibi.." ucap mereka dan saling memberi pelukan.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as pemuas ibu ibu
Read
+Library
Bukan Cinta Buta

Bukan Cinta Buta

Bangga. Tidak ada yang lebih bisa Utami syukuri dalam hidup selain bisa membesarkan anak sebaik dan semanis Utama. Sebab, siapa sangka perempuan jalang sepertinya mampu menjadi ibu dari anak seperti Utama? Anak yang tidak hanya selalu memberi kebahagiaan dan kebangaan bagi orang tua, tetapi juga berhari selembut sutera. “Ibu, kapan kita jalan-jalan lagi? Tama sangat ingin pergi ke pantai lagi.”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as pemuas ibu ibu
Read
+Library
Menjadi Ibu Susu Bayi Kembar CEO

Menjadi Ibu Susu Bayi Kembar CEO

"Hanya pengasuh, Umi. Saya masih berusaha mencari ibu susu untuk mereka." Umi Euis menatap bayi-bayi itu dengan sayang, jemarinya mengusap dahi mungil mereka. "Ya Allah… kasihan cucu-cucu Umi ini." Suaranya lirih, seperti doa. "Semoga kalian tumbuh menjadi anak-anak yang saleh dan salehah."
1010.9K viewsCompletedAdded to Library 426 Times as pemuas ibu ibu
Read
+Library
Aku (Bukan) Istri Pilihan

Aku (Bukan) Istri Pilihan

pintaku kepada Ibu. “Ya, mungkin dia teringat,” terka Ibu melepas tas besar yang sejak tadi dia benahi, lalu berjalan ke arah sofa. “Lihatlah Haga! Putrimu cantik sekali. Sudah sangat lama Mama ingin punya anak perempuan. Mama tak direstui punya anak perempuan. Lalu, Mama berdoa siang dan malam agar anak-anak mama kelak bisa memberi mama cucu perempuan. Kau berhasil Haga. Kau berhasil memenuhi harapan Mama. Ini putrimu! Dia sudha lahir dengan selamat. Dia cantik sekali seperti harapan mama. Tapi, ….” Kalimat sedih mama mertuaku terhenti. Tangisnya terdengar makin pilu.
1032.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as pemuas ibu ibu
Read
+Library
Dinikahi Ustadz Tampan

Dinikahi Ustadz Tampan

Aku membalas ucapan ibu dengan senyuman, "duh Bu, seorang ibu itu hebat ya, karena sekarang aku bisa ngerasain gimana beratnya jadi Ibu. Hampir menyerah, tapi tatapan mereka ketika melihatku membuat Rey semangat lagi." "Hehe, sulit ya?" Ibu mengelus punggungku. "Ya begitulah, apalagi enggak ada Akang." Aku senyum tapi air mataku menetes. Ibu dengan sigap memelukku. "Setiap perempuan pasti akan mengalami masa-masa ini. Terkadang terasa sulit dan menjenuhkan. Tapi kalau lihat kamu sekarang... membuat ibu seneng. Keberhasilan dalam mengurus anak emang gak bisa dilihat dalam waktu yang instan. Kalau kamu nanti ada di posisi ibu sekarang, pasti akan ngerti," kata ibu yang ucapannya sangat teduh s
10129.1K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as pemuas ibu ibu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status